Medan, (beritasumut.com) – Unit Ranmor Satreskrim Polresta Medan mengamankan dua pelaku penjambretan terhadap turis asing asal Korea Lie Phin.M Khadafi alias Khadafi (23) warga Jalan Tembung Pasar X, Desa Bandar Klipaa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang dan M Reza alias Dona (24) warga Jalan Pancing Gang Pertama, Medan ini terpaksa dihadiahi timah panas polisi karena mencoba melawan petugas saat diamankan di kawasan Jalan Pahlawan Gang Mawar, Medan, Ahad (11/5/2014) malam. Usai menjalani perawatan dari rumah sakit, keduanya harus mempertanggunjawabkan perbuatannya dan menjalani proses pemeriksaan di kantor polisi."Mereka kita berikan tindakan tegas terukur, karena berusaha melakukan perlawanan saat akan ditangkap," kata Kasatreskrim Polresta Medan Kompol Jean Calvijn Simanjuntak didampingi Kanitranmor Iptu Bambang G Hutabarat di Medan, Senin (12/5/2014). Dikatakannya, aksi perampokan kedua tersangka dilakukan pada Ahad (9/3/2014) di kawasan Jalan GB Josua, Medan. "Korbannya Lie Phin, Warga Negara (WN) Korea Selatan. Para pelaku merampas tas korban yang berisi handphone, NPWP, kartu kredit, kartu ansuransi dan uang tunai Rp250 ribu," papar Calvijn.Modusnya para pelaku mengendarai dengan kecepatan tinggi. Setelah mendekati korban, pelaku yang duduk diboncengan langsung merampas tas korban. "Korban dan sopirnya sempat mengejar kedua pelaku namun tidak berhasil menangkapnya. Aksi pelaku ini juga sempat terekam kamera pengintai (CCTV)," terang Calvijn. Berdasarkan ciri-ciri fisik dan kendaraan yang terekam CCTV, polisi melakukan pengembangan dan menangkap keduanya di Jalan Pahlawan, Medan."Saat ini kita sedang mengejar RU ( DPO) penadah barang hasil kejahatan mereka. Dari pengakuannya, pelaku ini telah bermain sepuluh kali di kawasan yang sama," katanya.Sebelumnya, personel Polsek Percut Sei Tuan melumpuhkan dua spesialis perampok turis asing yang kerap beraksi di Kota Medan.Kedua tersangka M Khaidil (17) warga Jalan Gurilla Lorong Langgar, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan dan Raja Nanda (20) warga Jalan M Yakub, Kecamatan Medan Timur ini terpaksa ditembak di kedua kakinya lantaran melawan petugas saat diamankan di Pajak Bengkok, Jalan Willem Iskandar, Medan. (BS-031)