Polisi Tembak Perampok Turis Asing di Medan

Redaksi - Jumat, 09 Mei 2014 17:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052014/beritasumut_Pistol5.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Personel Polsek Percut Sei Tuan melumpuhkan dua spesialis perampok turis asing yang kerap beraksi di Kota Medan.Kedua tersangka M Khaidil (17) warga Jalan Gurilla Lorong Langgar, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan dan Raja Nanda (20) warga Jalan M Yakub, Kecamatan Medan Timur ini terpaksa ditembak di kedua kakinya lantaran melawan petugas saat diamankan di Pajak Bengkok, Jalan Willem Iskandar, Medan. Dari kedua tersangka petugas menyita barang bukti tiga paspor asing, delapan lembar mata uang asing Singapura, Thailand, Malaysia, Cina serta 20 lembar kartu ATM dan sejumlah kartu identitas milik korban lainnya.Kapolsekta Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung di Medan, Jumat (9/5/2014) sore menjelaskan, tersangka melakukan aksinya di beberapa inti Kota Medan. "Ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran kedua tersangka yakni di kawasan Lapangan Merdeka, Jalan Slamet Ketaren persisnya di dekat kampus Unimed dan di Jalan Ahmad Yani. Untuk lokasi lainnya masih kita kroscek lagi di polsek-polsek,"katanya.Ditambahkannya, kedua tersangka sudah beraksi sebanyak 15 kali. "Sudah 15 kali mereka melakukan perampokan. Kedua tersangka ini juga pernah merampok hingga korbannya sampai meninggal dunia. Kami masih melakukan pengembangan, kemungkinan ada pelaku lainnya," katanya.Dari catatan kriminal, tersangka Raja Nanda merupakan seorang residvis yang sudah pernah mendekam di Lapas Tanjung Gusta Medan.Tersangka Raja Nanda di Mapolsekta Percut Seituan mengatakan dirinya merampok hanya ingin membeli narkoba."Aku merampok karena mau beli sabu. Aku sudah enggak ingat lagi berapa kali merampok. Memang pas ditangkap aku dan Khaidil sedang membakar paspor dan kartu identitas korban. Pas polisi datang kami mau lari. Sempat melawan aku makanya kedua kakiku ditembak. Ya, pernah juga kami merampok turis asing," ujar Raja Nanda. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Dituduh Tak Berizin, Kuasa Hukum Misnan Aljawi Beri Tenggat 1 x 24 Jam: Ralat atau Kami Lapor Polisi

Berita

Kompolnas Selidiki Kematian Mantan Istri Polisi di Medan

Berita

Sepanjang Ramadan, Satreskrim Polrestabes Medan Berantas Begal dan Polisi Gadungan

Berita

Fariz RM Ditangkap di Bandung, Polisi Amankan Barang Bukti Sabu hingga Ganja

Berita

Setahun, Laporan Mantan Tekab Narkoba Polrestabes Medan Tak Diproses

Berita

Israel Kembali Gempur Gaza, 3 Polisi Tewas