Daftar Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis di Sumut Januari 2013-Mei 2014

Redaksi - Sabtu, 03 Mei 2014 23:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052014/beritasumut_AJI.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Berikut daftar kasus kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi di wilayah Sumatera Utara (Sumut) periode Januari 2013 s/d Mei 2014 sebagaimana dilansir Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan, Sabtu (3/5/2014).5 Januari 2013 - Rumah M Yunus, jurnalis Harian Metro 24 Jam di Asahan dibakar OTK (Orang Tidak Dikenal). Peristiwa pembakaran rumah M Yunus mengarah terkait pemberitaan korban tentang mafia CPO di wilayah Asahan.12 April 2013 - Rumah M Syabarsyah, jurnalis Harian Sumut 24 dibakar. Dugaan sementara, pembakaran dilakukan lebih dari satu pelaku atau sengaja dibakar oleh OTK.Hal ini diperkuat dengan ditemukannya sejumlah barang bukti di sekitar lokasi kebakaran, seperti kayu batang dan dahan tanaman jagung, serta botol bekas cairan bensin, yang kemungkinan digunakan para pelaku sebagai penyulut api.12 November 2013 - Suwandi Anwar, jurnalis Harian Orbit, dianiaya orang suruhan oknum Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Medan Murgap Harahap terkait pemberitaan tentang pejabat itu di Harian Orbit.9 Desember 2013 - Penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan menimpa Array A Argus, jurnalis Harian Tribun Medan yang dilakukan Kapolsek Patumbak AKP Andiko Wicaksono. Korban dimaki-maki dan dipiting.AKP Andiko marah karena berita yang terbit di Harian Tribun Medan tentang dugaan tangkap lepas terhadap seseorang dalam kasus penyiraman soda api yang menewaskan seorang anak kecil.13 Maret 2014 - Kasus pengancaman beberapa orang jurnalis, ketika sedang melakukan liputan di Kejaksaan Negeri Sei Rampah oleh Kasi Intel Kejari Sei Rampah J Efendi Siregar.25 Maret 2014 - Penganiayaan terhadap Jefri Barata Lubis, jurnalis Harian Andalas oleh OTK di Madina. Para pelaku merupakan orang suruhan salah satu ketua partai peserta pemilu yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Panyabungan.15 April 2014 - Ade Vosdo Damanik, jurnalis media cetak lokal diancam oleh seorang pria mengaku oknum Polisi Militer (PM) saat sedang melakukan tugas peliputan di Rumah Sakit Pirngadi Medan. Tak hanya diancam, HP merk Blackberry sebagai perangkat kerja korban juga turut dirusak oleh sang oknum PM yang diketahui bermarga Sitepu. Bahkan, beberapa gambar yang ada di handphone miliknya juga dihapus oleh oknum PM tersebut.20 April 2014 - Teddy Akbari, jurnalis Harian Sumut Pos ditendang hingga tersungkur oleh Junaedi A, prajurit Kodim 0204/DS saat sedang mewawancarai penumpang kereta api (KA) yang dikelola Airport Raillink Service (ARS) di Bandara Kualanamu, Deliserdang.Oknum Kodim 0204/DS tersebut mengira Teddy seorang calo taksi gelap yang beroperasi di Bandara Kualanamu. Walau sudah mengatakan bahwa ia jurnalis yang sedang bertugas serta menunjukkan surat tugas resmi, Teddy tetap ditendang oleh oknum TNI tersebut.21 April 2014 - Parlindungan Harahap, jurnalis media lokal di Medan dipiting oleh Asisten I Pemkab Deli Serdang Syafrullah. Ketika itu korban sedang berusaha mewawancarai Bupati Deliserdang Ashari Tambunan pada pembukaan Liga Pelajar Indonesia di stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam. Parlindungan ditarik secara kasar hingga disandarkan ke dinding.2 Mei 2014 - Indra Gunawan, jurnalis Harian Tribun Medan ditarik secara kasar ketika sedang mewawancarai Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, terkait kelulusan UN tingkat SMA sederajat sekabupaten Deliserdang. Pelaku bernama Syafrullah yang merupakan Asisten I Pemkab Deliserdang. Selain menarik secara kasar Syafrullah juga melakukan intimidasi fisik dengan cara memegang sangat erat tangan, punggung, hingga perut Indra Gunawan. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal

Berita

IMM Desak Kapolda Sumut Mundur

Berita

Gubsu dan Pangdam Layat Korban Tewas Bentrok di Karo

Berita

Pemerintah Pusat Beri Perhatian Besar di Sumut, Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan

Berita

Pasca Kerusuhan Tanjung Balai, Gubsu Imbau Perkuat Koordinasi Lintas Agama

Berita

Pemda Tanah Karo Diminta Tegas Selesaikan Masalah Relokasi Pengungsi