Warga Banyumas Ditangkap Sebarkan Uang Palsu di Medan

Redaksi - Rabu, 30 April 2014 00:20 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042014/beritasumut_Borgol.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Rustam (40) warga asal Banyumas, Jawa Tengah harus mendekam dibalik jeruji besi tahanan Polsek Medan Kota.Pria yang baru 5 hari mengadu nasib di Medan ini diamankan lantaran ketangkap pedagang ikan di Pasar Bintang, Medan saat membeli sayur-sayuran dengan menggunakan uang palsu pecahan seratus ribu, Selasa (29/4/2014)."Para pedagang sayur yang menangkap saya karena ketahuan menggunakan uang palsu. Uang palsu itu saya dapat dari sopir taksi di Bandara Kualanamu sebesar uang Rp500 ribu. Saya menukarkan uang palsu pecahan Rp100 ribu itu sebanyak 22 lembar," ujar Rustam di Mapolsek Medan Kota.Selain itu, Rustam menjelaskan bahwa ia baru 5 hari lalu tiba di Medan dengan maksud mengadu nasib di Medan. "Hari Jumat (25/4/2014) saya sampai di Medan, lalu aku disamperi sopir taksi mobil Avanza sambil nanya-nanya, lalu saya ditawari uang palsu pecahan Rp100 ribu dengan uang Rp500 ribu asli. Tadi waktu saya belanja di Pasar Bintang, saya ditangkap," ucapnya.Rustam menceritakan, maksud kedatangannya untuk mencari pekerjaan di Medan, pasalnya ia kesulitan hidup di tempat tinggalnya, Banyumas."Anak saya satu, saya ke Medan buat mengadu nasib. Susah kali saya. Aaya dari Jawa dengan modal Rp1,7 juta, bayar tiket Rp1,2 juta, sisanya Rp500 ribu buat aku bertahan hidup. Rencananya aku mau ngebotot di Medan. 2 hari tidur di halte Masjid Raya," ceritanya.Rustam menjelaskan, sopir taksi yang menawarinya uang palsu itu memiliki ciri-ciri tinggi, hitam, memakai topi rasta dan menggunakan mobil Avanza hitam.Kanitreskrim Polsek Medan Kota AKP Faidir Chaniago saat dikonfirmasi  mengatakan, tersangka masih dalam pemeriksaan untuk dilakukan pendalaman."Pelaku sudah kita amankan, kita masih lakukan pendalaman terhadap pelaku," ujarnya singkat. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Berita

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Berita

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Berita

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Berita

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Berita

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern