Polres Madina Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Wartawan

Redaksi - Selasa, 29 April 2014 23:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042014/beritasumut_Jeffry-Barata-Lubis.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Korban Jeffry Barata Lubis. (Dok)
Panyabungan, (beritasumut.com) – Polres Mandailing Natal (Madina) menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan wartawan Harian Andalas Biro Madina Jeffry Barata Lubis di halaman belakang Mapolres Madina, Panyabungan, Selasa (29/4/2014).Proses rekonstruksi disaksikan pihak Kejaksaan Negeri Panyabungan dan sejumlah saksi dalam kasus ini.Kapolres Madina AKBP Mardiaz KD yang dikonfirmasi usai rekonstruksi mengatakan sampai sekarang ini pihaknya sudah menetapkan sebanyak 5 orang sebagai tersangka. Berdasarkan keterangan para tersangka belum ada yang mengarah kepada salah satu Anggota DPRD Madina AMN yang diduga sebagai aktor intelektual kasus ini.“Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap Anggota DPRD yang sekarang menjalani hukuman di Lapas Klas II Panyabungan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, beliau menyangkal sebagai aktor intelektual dalam pemukulan itu,” sebut Kapolres.Meski demikian pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus ini baik terhadap yang ada di tempat maupun yang mendengar saat berada di TKP terkait siapa oknum yang mendapatkan perintah untuk melakukan pemukulan terhadap korban.“Kalau untuk saksi yang bernama Leman berdasarkan hasil pemeriksaan, alibi beliau mengatakan bahwa dia ke TKP hanya untuk mengantarkan sesuatu, sehingga sampai sekarang kita belum bisa menetapkannya sebagai tersangka,” ujar Kapolres.Ketika disinggung mengenai HP milik AMN yang diduga sebagai otak pelaku pemukulan Kapolres mengatakan, sampai sekarang ini pihaknya masih terus melakukan pendalaman.“Setelah kita kroscek ternyata SMS tersebut bukan dari orang yang kita curigai, namun walaupun begitu kita sekarang ini sedang meminta bantuan Polda Sumatera Utara untuk melakukan penyelidikan alat telekomunikasi tersebut,” terang Kapolres.Terkait pengakuan korban yang mengatakan bahwa ada kata-kata dari rombongan para pelaku yang mengatakan, “Itu si Jeffry” pada waktu kejadian itu, menurut Kapolres itu hanya merupakan keterangan korban.“Setelah kita periksa baik tersangka maupun para saksi, ternyata hal tersebut tidak ada. Namun yang jelas kita akan terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini,” beber Kapolres.Sementara itu korban Jeffry Barata Lubis mengatakan terkait rekontruksi yang digelar Polres sedikit ada pengaburan kejadian yang terjadi malam itu.“Mana mungkin saya lari sendiri tanpa ada sebab pada malam itu. Karena adalah teriakan yang menghunjuk kepada saya dari gerombolan orang yang ada di belakang saya makanya saya lari dan mereka mengejar saya dan serta merta melakukan pemukulan beramai-ramai yang diduga telah direncanakan terlebih dahulu,” ungkapnya.Menurut Jeffry, ada beberapa kejanggalan dalam kasus ini. Apabila memang benar Leman mau menghantar sesuatu malam itu, tetapi Jeffry tidak melihat Leman membawa sesuatu. Kemudian apabila memang benar Leman mau mengantar sesuatu mengapa harus sampai memakai 2 unit mobil dengan jumlah puluhan orang?Kemudian, apabila hal ini tidak ada hubungannya dengan salah orang narapidana AMN yang diduga otak dari pengeroyokan ini, ngapain orang yang mengaku suruhan dan keluarganya meminta Jeffry agar melakukan perdamaian.Tetapi walaupun begitu, Jeffry yakin masih ada pengadilan yang lebih adil di dunia ini untuk mengungkap kebenaran kasus ini. “Saya yakin Allah SWT tidak tidur dan membiarkan hambanya dizolimi dan akan segera membuka tabir kebenaran dari kasus ini,” pungkasnya. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Yonif Raider dan Polres Madina Temukan 31 Ha Ladang Ganja

Berita

Kasatreskrim Polres Madina Silaturahmi Dengan Wartawan

Berita

Kapolres Madina Jamin Tidak Ada Penahanan, Aktifis Tabagsel Tunda Demo

Berita

Wakapolres dan Kasatreskrim Polres Madina Diganti

Berita

Kapolres Madina Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas

Berita

Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Penembakan 2 Warga