Medan, (beritasumut.com) – Riswan (22) warga Jalan Bhayangkara, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan yang bekerja sebagai Satpam Komplek Krakatau Point, Jalan Bhayangkara, harus mendapat 5 jahitan akibat dipukul pakai linggis oleh 5 orang pemuda teman cewek yang diperlinya.
Korban menceritakan, kejadian bermula saat ia tengah berjaga di perumahan tersebut. Tiba-tiba ia melihat seorang wanita cantik yang melintas didepannya dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat.
Melihat hal itu, jiwa lelakinya pun timbul dan langsung memanggilnya wanita tersebut dengan perlian sembari mengatakan “Iso dipake, dek”. Namun, cewek tersebut seakan tak menggubris dan berlalu.
Tak berapa lama, datang 2 wanita berboncengan mengendarai sepeda motor Mio dan hampir menabraknya. Menurutnya, pengendara tersebut sengaja melakukannya, lantaran diduga ingin membari pelajaran terhadapnya.
"Kedua wanita itu sempat menghampiri dan menghardikku lantaran tak senang dengan ucapanku. Mereka mau menabrakku dan langsung memakiku, padahal aku kan bukan memerli mereka berdua," katanya di Mapolsek Percut Sei Tuan, Ahad (27/4/2014) malam.
Setelah kedua wanita tersebut pergi, tiba-tiba datang 5 orang pemuda yang tak dikenalnya datang menghampiri pos jaga yang saat itu dijaga Riswan dan dua teman seprofesinya, Anju (22) dan Diki (20).
Tanpa banyak tanya, kelima pemuda tersebut langsung mengeroyok ketiga satpam tersebut tanpa ampun.
"Gak banyak tanya mereka langsung dipukulnya kami tiga. Yang parahnya aku dipukulnya pakai linggis hingga alami 5 jahitan. Usai memukul kami dibilangnya bahwa jangan sekali lagi memerli cewek yang tadi," ujarnya.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung membenarkan Riswan menjadi korban pengeroyokan.
"Korban sudah buat laporan dan masih kita lidik untuk kasus ini. Kita juga akan memanggil saksi teman Riswan yang juga ikut dikeroyok," katanya. (BS-031)