Mantan Suami Tikam Guru SD dan Pamannya di Madina

Redaksi - Minggu, 20 April 2014 16:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042014/beritasumut_Rosita-Ditikam.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Rosita dan Darman korban pembacokan.

Panyabungan, (beritasumut.com) – Rosita (22) Guru Sekolah Dasar Bangun Saroha, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) dan Darman paman Rosita, ditikam oleh Monang (30) warga Kecamatan Natal mantan suami Rosita di depan rumah Darman, Desa Bangun Saroha, Kecamatan Ranto Baek, Jumat (18/4/2014) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Jurkoni Matondang keluarga koban, Ahad (20/4/2014) mengatakan, diduga Monang dendam kepada Rosita. Sejak mereka bercerai, Monang terus mencari keberadaan Rosita. Pada malam itu Rosita berkunjung ke rumah pamannya di Desa Bangun Saroha.

Irul warga pendatang yang bekerja di PT Mas Madina yang berada di lokasi pada saat kejadian mengatakan, awalnya Monang berlari mengejar Rosita di depan rumah pamannya sambil menunjang Rosita sampai jatuh.

Tak lama kemudian Monang mengambil pisau dari dalam bagasi sepeda motornya. Lalu Monang menikam bagian punggung Rosita dan Rosita pun teriak minta tolong.

Mendengar teriakan Rosita, Darman keluar dari rumahnya. Darman yang keluar dari rumahnya melihat Rosita sudah terkapar di depan rumahnya dan langsung melakukan perlawanan terhadap Monang. Naas paman Rosita juga ikut ditikam oleh Monang.

Kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Desa Manisak, Kecamatan Ranto Baek. Korban ditangani dr Mesra. Rosita hanya mengalami luka ringan sedangkan Darman mengalami luka di bagian perut sehingga harus mendapat 20 jahitan.

Darman selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Padangsidimpuan untuk perawatan lebih intensif karena Puskesmas Desa Manisak tidak memiliki alat untuk pemeriksaan luka dalam yang dialami Darman.

Sementara itu, tak lama kemudian personel Polsek Simpang Gambir berhasil menangkap Monang di Simpang Gambir saat Monang mau pulang ke rumahnya. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Saksi Pelapor Sakit Tak Bisa Bicara, Bupati Madina untuk Sementara Aman

Berita

Empat Daerah di Sumut Belum Ambil Vaksin Meningitis untuk Calon Jamaah Haji

Berita

Dinkes Kota Medan Tunjuk 21 Puskesmas Layani Vaksin Meningitis Calon Jamaah Haji

Berita

Wakil Bupati Labuhanbatu Buka Manasik Haji Akbar 1437 H/2016 M

Berita

Padanglawas Kloter Pertama Jamaah Haji Embarkasi Medan

Berita

Menag: Hotel, Katering dan Transportasi Haji Sesuai Harapan