Panyabungan, (beritasumut.com) – Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) kecewa terhadap oknum Ketua DPC Partai Hanura Madina Ali Makmur Nasution yang terkesan bergaya preman. Tudingan itu muncul setelah mobil Partai Hanura diamankan polisi karena diduga membawa orang tak di kenal (OTK) untuk melakukan pengeroyokan terhadap wartawan Harian Andalas Jeffry Barata Lubis beberapa waktu lalu.Para pelaku pengeroyokan itu diduga merupakan orang suruhan oknum Ketua Hanura Madina Ali Makmur Nasution yang saat ini mendekam di LP Kelas II B Sipaga-paga, Panyabungan, Madina, setelah divonis 2 tahun penjara oleh Mahkamah Agung (MA) terkait mahar politik saat Pemilukada Madina Tahun 2010 lalu.“Kalau memang betul orang-orang yang mengeroyok wartawan Andalas Jeffry Barata Lubis adalah orang suruhan Ali Makmur kita sebagai masyarakat sangat kecewa terhadap tindakannya itu,” sebut Ketua Karang Taruna Madina Al Hasan Nasution di Panyabungan, Rabu (2/4/2014).Tindakan seperti itu seharusnya tidak dilakukan seorang ketua partai, apalagi Ali Makmur adalah Anggota DPRD Madina yang seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.Apalagi yang diduga dalang pengeroyokan Jeffry Barata Lubis tersebut saat ini sedang mencaleg. Perilaku tersebut dinilai telah mencoreng DPRD Madina dan partai yang dipimpinnya.“Aparat kepolisian kita harapkan mengusut tuntas kasus ini dan mengungkap dalang pengeroyokan secepatnya. Kemudian masyarakat agar mencermati siapa caleg yang mempunyai sumber daya manusia yang baik. Karena kita menilai tindak seperti ini bukan orang mempunyai SDM. Gaya preman seperti yang dilakukan oleh ketua partai ini tidak perlu ditiru,” paparnya. (BS-026)