Medan, (beritasumut.com) – Polsek Percut Sei Tuan memburu 11 tersangka penjambretan yang kerap beraksi di wilayah hukum Polresta Medan. Nama-nama tersebut diperoleh dari dua tersangka penjambretan M Reza (25) warga Jalan Pimpinan dan Muhammad Haniful Khoir alias Iqbal (21) warga Jalan Pancing Gang Murni, Medan, yang ditembak polisi, Senin (31/3/2014) sore."Dari hasil pemeriksaan dan pengakuan kedua tersangka, kita mengantongi 11 nama rekan mereka yang melakukan aksi jambret. Kesebelas nama itu masih kita rahasiakan dan sedang kita kembangkan," ujar Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung di Medan, Selasa (1/4/2014).Namun, kata Kapolsek, pihaknya baru mendapat empat laporan aduan yang cocok dengan pengakuan tersangka. "Saat kita interogasi, barang bukti yang tidak berguna bagi tersangka seperti tas korban dibuang di Jalan Anif dekat tol," katanya.Tersangka Reza dan Iqbal ditangkap setelah menjambret mahasiswi IAIN Sumut Nur Saidah (22) dan adiknya Mardiah (20) warga Jalan Pancing.Kedaua korban kritis dan kemudian dirawat di Rumah Sakit Haji akibat sepeda motor Scoopy BK 2438 ZAC yang dikendarai korban jatuh ditendang tersangka."Korban kritis karena dua kali terjatuh. Pertama saat tarik-menarik tas dengan tersangka. Korban kalah tenaga lalu jatuh. Saat ini korbannya sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Columbia Asia untuk mendapatkan perawatan lebih intensif. Sampai saat ini korban belum bisa dimintai keterangan," katanya. Ditambahkannya, kedua tersangka dan rekan-rekannya biasa beraksi di Medan Timur, Medan Kota dan wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan. "Tersangka Reza mengaku telah 10 kali merampok, sedang tersangka Iqbal tujuh kali. Mereka ini tak punya pekerjaan," pungkas Kapolsek. (BS-031)