Aksi Pengeroyokan Wartawan Madina Diduga Terencana

Redaksi - Selasa, 01 April 2014 21:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042014/beritasumut_Mobil-Hanura.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Mobil yang diduga digunakan para pelaku yang diamankan Polres Madina. (Dok)
Panyabungan, (beritasumut.com) – Aksi pengeroyokan wartawan Harian Andalas di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Jeffry Barata Lubis oleh puluhan orang tak dikenal (OTK) diduga telah direncanakan dengan matang dan ada oknum yang mendalanginya.Hal tersebut dikemukakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Madina Saparuddin Haji Lubis di Panyabungan, Selasa (1/4/2014).“Sebab, apabila ditelusuri ke belakang, awalnya akan terjadi keributan antara Jeffry dengan seorang narapidana yang juga Ketua Partai Hanura Madina Ali Makmur Nasution,” ungkapnya.Dugaan keterlibatan oknum Ketua Partai Hanura itu juga dibuktikan dengan adanya SMS masuk ke handphone (HP) Ali Makmur Nasution yang disinyalir sebagai laporan pelaku. HP tersebut telah disita pegawai LP Klas IIB Panyabungan usai terjadinya pengeroyokan dan selanjutnya HP tersebut saat ini telah diamankan polisi untuk dijadikan barang bukti, tegasnya.Kejadian tindak kekerasan terhadap wartawan oleh puluhan orang tak dikenal itu semakin terkuak dan terarah kepada oknum Ketua Partai Hanura Madina pasca diamankannya mobil pick up L300 dan ambulance yang dikendarai pelaku pengeroyokan berbalut stiker Hanura.“Jadi, kejadian tindak kekerasaan pengeroyokan yang menimpa Wartawan Harian Andalas Madina pada Selasa (25/3/2014) malam lalu, diduga telah direncanakan. Bahkan, apabila dilihat dari jumlah pelaku yang tak sebanding dengan korban yang hanya satu orang, terindikasi adanya percobaan pembunuhan karena ada kalimat ‘bunuh’ dalam aksi pengeroyokan tersebut,” terangnya.Sapar mengutuk dan mengecam keras tindakan pengeroyokan tersebut. Sapar merasa prihatin dengan stabilitas keamanan di Madina, karena ada indikasi oknum yang mendekam di penjara bisa “mengendalikan” peristiwa seperti itu.Aparat kepolisian harus benar-benar serius dalam mengungkap serta menuntaskan kasus ini. Sebab apabila tidak, kemungkinan besar masyarakat tidak percaya lagi terhadap aparat penegak hukum di Madina, pungkasnya. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Wasit Catur PON XXI 2024 Nyaris Tewas Dikeroyok, Tiga dari Tujuh Pelaku Ditangkap

Berita

Polisi Tangkap Dua Orang Pelaku Pengeroyokan yang Viral di Medsos

Berita

Enam Pengeroyok Ade Armando Dituntut 2 Tahun Penjara

Berita

Polrestabes Medan Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Warung Tuak

Berita

Belum Tertangkap, Polsek Medan Kota Buru Driver Ojol Lakukan Pengeroyokan Terhadap Anak Pemilik Toko Kue

Berita

Sat Reskrim Polrestabes Medan Sergap Pelaku Pengeroyokan dan Pengerusakan Rumah