Medan, (beritasumut.com) – Mengantisipasi kasus bawahan tembak atasan kembali terjadi, evaluasi psikologi personel Polres Batu Bara yang memegang senjata api (Senpi) rutin dilaksanakan setiap tiga bulan.“Apabila berdasarkan evaluasi psikologi yang dilakukan ditemukan ada yang menyimpang, senpi anggota segera ditarik,” ujar Kapolres Batu Bara AKBP Japerson Parningotan Sinaga SIK melalui telepon, Kamis (20/3/2014).Kapolres Batu Bara juga telah memerintahkan seluruh Kasat dan Kapolsek untuk terus memantau anggota masing-masing yang memegang senpi."Apabila sering melanggar dan ada indikasi penyimpangan, segera ditarik senjatanya," tegas Alumnus Akpol Tahun 1995 ini.Diketahui, Kadenma Polda Metro Jaya AKBP Pamuji ditembak hingga tewas oleh anggotanya, Brigadir Susanto, Selasa (18/3/2014) malam. (BS-001)