Pemilik Toko Emas Karo-karo Pajak Sore Padang Bulan Curigai Mantan Karyawan

Redaksi - Selasa, 04 Maret 2014 18:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir032014/beritasumut_Toko-Emas-Karo-karo-Dibobol-Maling.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Toko Emas Karo-karo S, Pajak Sore, Padang Bulan, Medan. (Dok)
Medan, (beritasumut.com) – Pemilik Toko Emas Karo-karo S di Pajak Sore, Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) yang dibobol maling pada Senin (3/3/2014) kemarin mencurigai mantan karyawannya, Anto yang telah dipecat sepekan lalu."Saya menduga dia (Anto) pelakunya. Anto saya pecat karena sering mencuri emas di toko saya," kata pemilik toko, Santa Maria (45) di lokasi, Selasa (4/3/2014).Untuk itu, dirinya meminta pihak kepolisian untuk segera mengusut dan menangkap pelaku yang melakukan pembobolan dan mengambil emas di tokonya."Kita berharap polisi cepat mengungkapnya," katanya.Kapolsek Medan Baru Kompol Nasrun Pasaribu menyatakan, pihaknya masih mendalami kasus pembobolan toko emas tersebut."Masih kita lidik dan kita masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan Polda Sumut," katanya.Tak hanya itu, katanya pihaknya juga masih memeriksa tiga orang saksi yaitu pemilik toko, Santa Maria (45) dan suaminya Usaha Sinulingga (48) serta seorang penjaga malam."Masih kita mintai keterangan sebagai saksi," ujarnya.Dirinya juga menilai, pelaku pembobolan toko emas ini diduga orang yang kenal betul dengan toko emas tersebut."Mungkin saja orang dalam yang mengetahui persis seluk beluk toko emas tersebut," katanya.Pantuan di lapangan, hingga saat ini pihak kepolsian belum memberikan garis polisi (police line) pasca perampokan Toko Emas Karo-karo tersebut. Tampak pula toko tersebut hingga kini masih tertutup rapat dan belum berdagang.Salah seorang pedagang minuman A Siang mengeluhkan sikap pengelola pasar lantaran selama ini penjaga malam hanya satu orang saja."Untuk pasar sebesar ini, seharusnya penjaga malam minimal empat orang. Selama ini satu orang aja. Makanya kami pun kalau meninggalkan barang di toko agak was-was," katanya.Dikatakannya, pascaperampokan semestinya pengelola pasar harus melakukan penambahan petugas jaga malam."Kalau hanya satu orang, ya beginilah jadinya. Apalagi sekarang ini memang musim perampokan," katanya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Berita

PAC IPK Medan Polonia Gelar Buka Bersama dengan Anak Yatim

Berita

Supir dan Kernet Pengangkut Bawang Ilegal Terancam Hukuman 3 Tahun Penjara

Berita

Polres Deli Serdang Amankan 5 Ton Bawang Merah yang Akan Dibawa ke Padang Bulan

Berita

Maling Sepeda Motor di Pasar III Padang Bulan Ditangkap

Berita

Eldin Letakkan Batu Pertama Pembangunan Posko Banjir di Padang Bulan

Berita

Pencuri di Gerai Indomaret Padang Bulan Ditangkap