Medan, (beritasumut.com) – Melati (27) warga Pasar VIII, Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara yang mengaku sebagai leader Sophie Martin menjadi korban penipuan oleh pria kenalannya saat janjian bertemu makan siang di Restoran Cepat Saji Texas Fried Chicken, Jalan Aksara, Medan, Senin (23/2/2014) sore.Ceritanya, korban dengan pelaku yang diketahui bernama Aditya Syahputra (27) warga Menteng VII, Medan, berkenalan sepekan lalu di kawasan Jalan Perhubungan, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut. Saat itu, korban ke kediaman rekannya guna menawarkan barang yang akan dijualnya.Perkenalan tersebut berlanjut dengan hubungan asmara diantara keduanya. Korban yang belum pernah pacaran serasa berbunga-bunga saat pelaku mengajak jadian. Dalam tempo 3 hari, pelaku yang mengetahui Melati seorang pebisnis minta dibelikan handphone (HP). Korban yang merasa sanggup lantas menuruti permintaan sang pujaan hati. Singkat cerita, setelah pacaran sepekan, korban sepakat bertemu dengan sang pujaan hati di Restoran Cepat Saji Texas, Jalan Aksara, Medan, untuk makan bersama. Setelah makan bersama, pelaku kemudian mengajak Melati jalan-jalan. Pelaku pun beraksi dengan berpura-pura memegang tas korban dan meminta pelaku berjalan duluan.Korban yang tak menaru curiga sedikit pun langsung memberikan tasnya yang berisi 6 unit HP dan dompet berisi uang ratusan ribu beserta surat berharga lainnya. Saat korban lengah, pelaku langsung kabur membawa tas korban."Kami baru sepekan kenalan, itu pun kemarin di rumah kawan di Lau Dendang sana. Awalnya saya udah sedikit percaya. Dia minta belikan HP, saya belikan. Waktu kami janjian ketemuan di Texas, disitulah dibawa kabur tasku sama handphone," jelas wanita berkulit sawo matang ini.Merasa ditipu dan dipermainkan oleh pria tersebut, Melati akhirnya mengadukan nasibnya ke kantor polisi. Atas peritiwa tersebut, korban mengaku menderita kerugian berkisar Rp7 juta mengingat 6 unit HP jenis Blackberry dan Nokia serta kartu identitas berupa KTP dan uang ratusan ribu dalam dompet korban.Dijelaskan korban, pelaku berperawakan tampan dan memiliki tato di pegasus di dada sebelah kiri dan di bagian leher kirinya. "Setahu saya, sia ada tato di lehernya. Kalau kata teman saya, tatonya yang jelas ada di bagian dada yaitu tato Pegasus," ungkap korban."Dia dah menipu aku. Jadi biar gak ada korban lain seperti aku, makanya kulaporkan ke polisi. Soalnya, ini baru pertama kalinya aku pacaran," pungkas anak pertama dari 2 bersaudara ini.Sementara itu Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung mengatakan pihaknya masih memintai keterangan korban. "Masih kita mintai keterangan ya," kata Kapolsek. (BS-031)