Medan, (beritasumut.com) – Dua orang otak pelaku pembunuhan Ketua PAC IPK Patumbak Frengki Simatupang alias Frengki Tato, berhasil diringkus petugas Polsek Percut Sei Tuan.
DG dan TK warga Jalan Bendungan I, Keluarahan Bangun Mulia, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan diamankan dari tempat persembunyiannya di salah satu hotel di Pancur Batu, Rabu (29/1/2014) dinihari.
Salah seorang tersangka, TK, saat diwawancarai di Mapolsek Percut Sei Tuan mengaku membunuh korban lantaran sakit hati.
"Waktu itu, aku sama abangku ini, datang ke ladang kami. Rupanya kami lihat ada orang yang sedang mengerjai ladang itu. Saat kami tanya, katanya disuruh Ketua Frangky. Kebetulan ada si Turman bersama temannya, jadi kami minta ditunjukkan rumahnya. Setelah menunjukkan rumah Ketua Frangky, orang itu pun pergi dan kami masuk kerumahnya," katanya di Mapolsek Percut Sei Tuan, Rabu (29/1/2014) sore.
"Sebenarnya kami gak ada niat membunuh. Kalau pisau itu (sembari menunjukan barang bukti yang di amankan polisi), sering kami bawa ke ladang di Selambo. Udah lama aku saki hati dibuatnya. Lantaran ladang kami selalu dirusak dan orang itu yang manennya. Selain itu pelaku kerap memaki dengan perkataan kotor," ujarnya.
Kekesalan serupa diutarakan DG yang mengaku kesal terhadap korban lantaran arogan. "Kami ditangkap di hotel dan gak ada melawan. Waktu itu, saya dan TK datang kerumahnya untuk menanyakan mengapa kebunnya dikerjai anggota Frangky. Belum apa-apa, kami udah dimaki. Lalu korban lari ke belakang rumahnya mengambil senjatanya (kelewang panjang). Lalu Frengky menebas saya, saat itu saya refleks mengelak," katanya. (BS-031)