Medan, (beritasumut.com) – Resintel Satbrimob Polda Sumatera Utara membekuk dua dari lima pelaku pencurian brankas besi milik PT Finansia Multi Finance di Jalan Zainul Arifin, Stabat, Kabupaten Langkat.
Tersangka Dedek Syahputera (39) warga Karang Rejo, Polonia, Medan dan Dedi Pranata (17) warga Pompa Air, Sorek, Pekanbaru, ditangkap dikawasan pemandian Sembahe, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (18/1/2014) dinihari.
"Pelaku di tangkap saat pulang menuju Medan dengan mengendarai mobil rental Avanza BM 1497 JB bersama tiga wanita pekerja seks komersial. Dari mobil pelaku kita amankan alat bahan bangunan seperti martil, linggis, gergaji. Rencananya mereka akan beraksi lagi di kawasan Kota Medan untuk bongkar rumah," ujar Kasi Resintel Satbrimob Polda Sumut Kompol MP Pasaribu didampingi Panit Tindak Ipda Philip Purba di Medan, Sabtu (18/1/2014).
Dijelaskan, penangkapan pelaku berawal dari informasi intel yang mengetahui keberadaan mereka. Mendapat informasi tersebut, pihaknya melakukan pengejaran dan langsung mengamankan pelaku di kawasan pemandian Sembahe.
"Awalnya pelaku bersembunyi di kawasan perkemahan Sibolangit. Saat mereka keluar dari persembunyiannya dan hendak menuju Medan kita amankan di kawasan Sembahe," katanya.
Dikatakannya, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk melakukan pengejaran ketiga lainnya.
Sementara itu, salah seorang pelaku, Dedek mengaku baru sekali beraksi. "Baru sekali ini ajanya, Bang. Mana ada yang lain,” ujarnya.
Saat ditanya kemana uang yang berada dalam brankas tersebut, dirinya tidak mengetaahuinya. "Mana ada uangnya, Bang. Aku cuma dapat lumpurlah. Kan mobilnya nyangkut di lumpur. Mana ada uangnya sama aku. Di dalam brankas itulah," terangnya.
Seperti diketahui, masyarakat di kawasan Pasar V, Desa Buluh Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang digegerkan dengan penemuan sebuah mobil Avanza Silver BK 1186 JJ yang mengangkut brankas curian, Rabu (8/1/2014) pagi.
Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, petugas Polsek Hamparan Perak mendapat informasi bahwa para pelaku pencurian brankas ada sekitar 5 orang. Adanya dugaan bahwa kelima tersangka adalah kelompok teroris akhirnya dimentahkan dengan penangkapan dua pelaku masing-masing Dedek dan Dedi. (BS-031)