Polsek Medan Baru Rawat Bayi Berusia 10 Bulan

Redaksi - Senin, 13 Januari 2014 23:19 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir012014/beritasumut_Anak-Dedek.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Dok

Medan, (beritasumut.com) – Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Alexander Piliang menyatakan, saat ini pihaknya masih mendalami kasus perebutan bayi berusia sepuluh bulan yang diperebutkan Ani (40) seorang pengemis dan Dedek Suryadi Hasibuan (26) seorang pengamen yang terjadi di Jalan Iskandar Muda, Medan, Senin (13/1/2013).

"Masih kita dalami dan anaknya saat ini banyinya masih kita rawat sembari menunggu Dedek Suryadi Hasibuan yang mengaku sebagai ayahnya untu menunjukkan bukti dan dokumen,” ujarnya di Mapolsek Medan Baru, Senin (13/1/2014).

Dikatakannya, jika Dedek maupun pihak keluarga bayi tersebut tidak ada yang menjemput,  pihak Polsek Medan Baru akan menyerahkan bayi itu ke instansi terkait. 

"Kita akan titipkan ke panti sosial ataupun ke panti asuhan," katanya. 

Seorang bayi wanita yang berusia 10 bulan menjadi perebutan antara pengamen dan pengemis, Senin (13/1/2014).

Ani (40), seorang pengemis, meneriaki seorang pengamen, Dedek Suryadi Hasibuan (26), sebagai penculik yang merampas bayi tersebut dari genggamannya. 

Teriakan Ani pun menjadi perhatian warga yang melintas di Jalan Iskandar Muda. Warga yang melihat kejadian itu pun menangkap dan nyaris menghakimi Dedek. 

Namun, Dedek menjelaskan bahwa anak tersebut merupakan anak kandungnya yang hilang dititipkan istrinya 3 bulan lalu.

Ani tidak membantah bayi tersebut merupakan putri Dedek. Namun, perempuan yang tinggal di Jalan Salak ini tidak bersedia menyerahkannya dan menuntut uang perawatan bayi tersebut selama 3 bulan belakangan ini. Namun, Dedek menolak.

Karena tidak ada yang mengalah, warga kemudian menyerahkan Dedek, Ani, dan bayi tersebut ke petugas Polsek Medan Baru.

Di kantor polisi, Dedek menceritakan dia dan istrinya memang terlibat percekcokan beberapa bulan belakangan ini. Akibatnya, sekitar 3 bulan lalu, sang istri menitipkan putri mereka kepada Ani. 

Dedek mengaku terus mencari keberadaan bayi itu sampai akhirnya dia menemukan bayi itu dalam gendongan Ani yang tengah melintas di tepi Jalan Iskandar Muda, tepatnya di depan Bank BCA. 

"Itu kan anak saya, jadi saya ambil. Malah saya pula yang diteriaki sebagai penculik," jelas Dedek.

Dedek  menolak memberikan uang perawatan yang diminta Ani dengan alasan bayi itu sudah dimanfaatkan untuk mengemis. 

"Dia itu (Ani) pengemis. Anak saya dijadikannya pengemis, pasti dia udah dapat banyak uang dari membawa anak saya, buat apa saya bayar biaya perawatannya," kata Dedek. (BS-001) 


Tag:

Berita Terkait

Berita

Curi HP di Pasar Petisah, Lisa Siahaan Diserahkan ke Polsek Medan Baru

Berita

Kumpulkan Sampah, Petugas Dinas Kebersihan Temukan Mayat Bayi di Perkuburan Jalan Halat

Berita

Kasus Klinik Aborsi Budi Mulia Belum Ada Perkembangan

Berita

Polda Sumut Kantongi Sejumlah Klinik yang Lakukan Aborsi Ilegal

Berita

Penjual Bayi, Pasutri dan Bidan di Namorambe Dihukum 5 Tahun Penjara‬

Berita

Siswa SMP Sekap dan Perkosa Siswi Kelas 3 SD