Wilayah Hukum Polsek Percut Seituan Rawan Geng Motor

Redaksi - Minggu, 05 Januari 2014 23:58 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir012014/beritasumut_Geng-Motor.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi
Medan, (beritasumut.com) – Di awal Tahun 2014 ini,  aksi keganasan geng motor kembali terjadi. Setidaknya, dalam sehari ini di wilayah hukum Polsek Percut Seituan sudah dua orang menjadi korban keganasan ulah geng motor tersebut dengan lokasi yang berbeda.Korban keganasan aksi geng motor adalah Fandy (22) warga Jalan Pembinaan, Gang Mushalla, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang dan M Fauzi (15) warga Jalan Rakyat Pasar 2 Gang Mesjid, Medan Perjuangan.Keduanya menjadi korban aksi kebrutalan kawanan gang motor yang merampok keduanya ketika hendak pulang ke rumah masing-masing.Fandy dirampok oleh kawanan geng motor dengan 4 orang pengendara kereta yang saling berboncengan di kawasan arah Jalan Laut Dendang, Sabtu (4/1/2013) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari.Fandy yang sepulang dari rumah temannya di Jalan pahlawan dihadang oleh 4 orang perampok berboncengan dengan 2 sepeda motor. Korban  dianiaya oleh para perampok dan ditunjang dari atas sepeda motornya sehingga tersungkur jatuh ke tanah.Akibatnya, Yamaha Vega ZR BK 3904 ABS milik Fandy pun raib dibawa kabur kawanan rampok tersebut dan terpaksa pulang dengan berjalan kaki untuk sampai kerumahnya.Sementara itu, Fauzi (20) terpaksa harus kehilangan kereta Honda Beat BK 2322 AEB miliknya saat hendak  hendak pulang kerumahnya.Korban dirampok secara paksa sehingga tersungkur dan jatuh dari keretanya lantaran didorong dan dianiaya 2 orang pelaku yang berboncengan mengendarai kereta jenis Honda Supra pada 03.00  WIB dinihari di kawasan Jalan Tempuling, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan.Akibat perbuatan geng motor tersebut, kedua korban pun membuat laporan ke Polsek Percut Seituan.Di kantor polisi, Fandy mengaku resah dengan situasi keamanan di daerah wilayah hukum Polsek Percut Seituan.Hal ini dikarenakan korban yang berprofesi sebagai pedagang asongan ini kerap merasa tak nyaman saat pulang ke rumah usai berjualan di malam hari."Udah ngeri kali di daerah sini, Bang, saya gak tau lagi bang harus kayak mana, saya jualan di malam hari, jadi gimana saya pulangnya kalau banyak rampok berkeliaran diwilayah kita ini,” terangnya di Mapolsek Percut Seituan, Sabtu (4/1/2014) sore. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait