Perampok Sopir Mobil Tangki Babak Belur Dihajar Warga

Redaksi - Rabu, 11 Desember 2013 19:39 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir122013/beritasumut_Perampok-Ilustrasi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi

Medan, (beritasumut.com) – Rindu Situmorang (18) terasngka perampok pengemudi mobil tangki dan seorang mekanik babak belur dihajar massa di sekitar Jembatan Layang, Pulo Brayan, Medan, Rabu (11/12/2013).

Informasi yang berhasil dikumpulkan menyebutkan, Rindu beraksi bersama dua rekannya, Sofyan dan Firdaus. Dengan mengendarai 1 unit Honda Beat, mereka merampok sopir mobil tangki pengangkut premium BK 9925 HR.

Rindu bahkan menodong sopir mobil tangki yang sedang mogok di atas jalan layang itu dengan sebilah pisau komando. 

"Semula mereka minta Rp30.000 untuk uang rokok, setelah itu menodong pakai pisau dan merampas dompet saya," kata Charles Sinaga, sopir truk tangki.

Di saat bersamaan, mekanik yang dipanggil untuk memperbaiki truk tangki itu tiba di lokasi mengendarai Honda CBR. Para pelaku meminta STNK Honda CBR milik mekanik. 

"Alasannya ada sepeda motor temannya pernah hilang. Saat itulah petugas datang dan menangkap seorang pelaku," kata Rainer, mekanik.

Saat itu, korban berteriak, "rampok! Rampok!" Massa langsung tergerak dan menangkap pelaku. Rindu berhasil diringkus, sedangkan Sofyan dan Firdaus berhasil melarikan diri.

Rindu yang tertangkap pun jadi bulan-bulanan massa. Dia babak belur. Saat itu, anggota Kompi Bantuan Yon Zipur 1/DD yang baru apel di kawasan Helvetia melintas di lokasi. 

"Anggota langsung turun dan mengamankan pelaku," jelas Komandan Batalyon Zipur 1/DD Mayor Czi D Sumarlin.

Bersama  Rindu, turut diamankan barang bukti berupa pisau komando, uang Rp500 ribu, dan truk tangki yang dikemudikan korban. Pelaku dan barang bukti akan diserahkan ke polisi.

Sementara itu, Rindu mengaku baru kali ini merampok. Namun, dia tak membantah merupakan anggota  komplotan pelaku kejahatan yang biasa beraksi di kawasan Mabar dan Pulo Brayan sekitarnya. Selain mereka, ada kelompok-kelompok lain yang biasa beraksi di kawasan-kawasan berbeda. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski

Berita

Seorang Komplotan Maling Bongkar Rumah Tumbang Ditembak Polsek Medan Helvetia di Simalungun

Berita

Polda Sumut Tangkap Sindikat Perampok Nasabah Bank

Berita

Polsek Medan Helvetia Tangkap Tiga Perampok Taksi Online

Berita

Pelaku Begal Tumbang Ditembak Polisi di Percut Sei Tuan

Berita

Lawan Polisi, Perampok Bersenpi Ditembak Mati di Medan