20 Siswa Keroyok Satu Orang Siswa di Tanjung Morawa

Redaksi - Rabu, 13 November 2013 22:58 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir112013/beritasumut_Pengeroyokan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi

Lubuk Pakam, (beritasumut.com) – Sandy Prasetya (17), siswa kelas II SMA Sumatera, Jalan Batang Kuis, Pasar VIII, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, mengalami memar di sekujur tubuh dan mendapat 6 jahitan di bagian kepala setelah dikeroyok sekitar 20-an siswa SMK Sumatera, Selasa (11/11/2013) sekira pukul 18.00 WIB. 

Sandy kepada wartawan di Mapolres Deli Serdang di Lubuk Pakam, Rabu (13/11/2013) menjelaskan, dia dipukuli sesaat setelah dia keluar dari pagar sekolahnya. Tiba-tiba saja puluhan orang mengeroyoknya. Sebelumnya, salah satu pelaku pengeroyokan bernama Dedi, sempat ribut dengan Sandy saat nonton keyboard, Sabtu (9/11/2013) malam.

"Gak tau apa pemicunya. Tapi yang pasti aku sempat slek sama si Dedi pas nonton keyboard. Waktu nonton, aku dorong kawanku sendiri tapi tersenggol Dedi. Si Dedi sempat marah di situ," aku Sandy.

Sandy mengaku dipukuli layaknya binatang. Dia dipijak dan dipukuli secara membabi buta. Meski sudah minta tolong dan minta ampun dia tetap dihajar. 

"Di depan sekolah aku pertama kali dipukul. Lalu aku lari ke counter ponsel, tapi tetap diserang juga," katanya. 

Tak terima dengan perlakuan rekan-rekannya satu sekolah tersebut, warga Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang membuat laporan di Polres Deli Serdang. 

Suriadi (43) ayah korban berharap pihak kepolisian bisa menangkap pelaku yang mengeroyok anaknya. Suriadi juga menyertakan rekaman CCTV yang merekam peristiwa pengeroyokan yang dialami anaknya.

"Kalau kalian liat direkaman CCTV, sadis kali pemukulan itu. Kami juga mau mindahkan dia ke sekolah lain, karena sekolah itu kami anggap tidak aman untuk anak kami," sebutnya.

Laporan tersebut tertuang dalam Surat tanda penerimaan laporan Nomor STPL/862/X/2013/SU/RES DS. Laporan tersebut ditandatangani Kanit SPKT C Polres Deli Serdang Aiptu Marisi Sitorus.

Terpisah, Kanit PPA Polres Deli Serdang Iptu Madianta Ginting mengatakan pihaknya akan segera mengusut kasus ini diawali dengan memanggil saksi-saksi terkait kasus pengeroyokan tersebut. 

"Memang kalau kata korban dia dikeroyok kurang lebih 20 orang, sebelum kita lakukan penangkapan kita panggil dululah saksi," ujarnya singkat.

Sedangkan Kepala SMK Sumatera Patar berjanji akan menindaklanjuti persoalan ini. Menurutnya pihak sekolah akan segera memanggil siswanya yang terlibat dan memberikan sanksi bila terbukti. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Wasit Catur PON XXI 2024 Nyaris Tewas Dikeroyok, Tiga dari Tujuh Pelaku Ditangkap

Berita

Polisi Tangkap Dua Orang Pelaku Pengeroyokan yang Viral di Medsos

Berita

Enam Pengeroyok Ade Armando Dituntut 2 Tahun Penjara

Berita

Polrestabes Medan Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Warung Tuak

Berita

Belum Tertangkap, Polsek Medan Kota Buru Driver Ojol Lakukan Pengeroyokan Terhadap Anak Pemilik Toko Kue

Berita

Sat Reskrim Polrestabes Medan Sergap Pelaku Pengeroyokan dan Pengerusakan Rumah