Aksi Penjambretan Marak di Medan

Polisi Perlu Pasang CCTV di Titik Rawan

Redaksi - Jumat, 08 November 2013 00:49 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir112013/beritasumut_Polri2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google

Medan, (beritasumut.com) – Maraknya aksi kejahatan seperti penjambretan di Kota Medan akhir-akhir ini membuat masyarakat kian resah. Selain aksi tersebut sampai memakan korban jiwa, kasus serupa juga selalu berulang dan tidak pernah tuntas diusut pihak kepolisian.

Menyikapi hal ini, Komisi A DPRD Kota Medan meminta Polresta Medan melakukan terobosan. Seperti memasang Closed Circuit Television (CCTV) di titik-tiitik rawan yang disinyalir sering terjadi tindak kejahatan.

"Saya pikir Polresta Medan perlu melakukan terebosan baru dengan memasang CCTV di beberapa titik rawan di jalan Kota Medan. Sesuai dengan analisa polisi karena mereka yang paling tahu lokasi-lokasi yang disinyalir rawan tindak kejahatan seperti penjambretan," kata Anggota Komisi A DPRD Medan Aripay Tambunan saat, Kamis (7/11/2013).

Menurutnya, gagasan ini dapat terealisasi andai pihak kepolisian mau  menjalin kerjasama dengan seluruh stakeholder (pemangku kebijakan) yang ada di Medan. "Pihak kepolisian harus mulai berfikir mensinergikan dengan stakeholder guna menfasilitasi pemasangan CCTV di titik-titik rawan. Kan tidak harus semuanya menggunakan dana polisi untuk fasilitas tersebut," terang Aripay.

Selain itu, menurut Politisi PAN ini, Polresta Medan harus pro aktif menjemput bola guna meminta kepada Kapolri penambahan personil untuk wilayah Medan. Karena kata dia, selama ini polisi selalu menggunakan alasan klasik dengan mengatakan kekurangan personil terkait suatu kejadian yang ditangani.

"Saya pikir harus ada terobosan, karena selama ini polisi selalu menggunakan alasan-alasan klasik setiap penanganan kasus. Seperti kekurangan personil yang sering kita dengar. Jadi kalau memang rasio personil dengan jumlah masyarakat masih dirasa kurang, Polresta Medan kan bisa jemput bola meminta penambahan personil kepada Kapolri," tuturnya. 

Lebih lanjut dia mengatakan, upaya preventif idealnya harus ada timbal balik seperti dibangunnya fasilitas untuk mendukung suatu perencanaan. Ia mencotohkan seperti halnya Kota Jakarta, di mana setiap ruas jalan sudah terpasang CCTV. Hal itu mempermudah kerja polisi karena bisa dengan cepat mengidentifikasi pelaku kejahatan.

"Kan bisa saja polisi meminta kepada para pengembang atau pengusaha mall untuk membangun fasilitas pemasangan CCTV tersebut. Yang penting harus ada koordinasi dan niat baik untuk saling bekerjasama," katanya seraya menambahkan, polisi jangan lagi mengemukakan alasan tidak ada anggaran untuk merealisasikan wacana tersebut, apalagi hal ini dirasa perlu mengingat kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Medan juga memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan, kenyamanan, dan keamanan warganya. Oleh karenanya, harus ada sinergitas yang dilakukan Pemko Medan kepada pihak kepolisian, TNI maupun pihak terkait lainnya dalam menjaga kestabilan keamanan di kota ini.

"Ya mungkin salah satunya dengan memberikan bantuan sepeda motor patroli untuk polisi. Apa salahnya kalau Pemko Medan membelikan sepeda motor? Daripada anggaran tersebut habis kemana-mana. Apalagi itu merupakan langkah strategis dalam hal pengamanan," pungkasnya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Sepanjang Ramadan, Satreskrim Polrestabes Medan Berantas Begal dan Polisi Gadungan

Berita

Fariz RM Ditangkap di Bandung, Polisi Amankan Barang Bukti Sabu hingga Ganja

Berita

Setahun, Laporan Mantan Tekab Narkoba Polrestabes Medan Tak Diproses

Berita

Israel Kembali Gempur Gaza, 3 Polisi Tewas

Berita

Tim Gabungan Polda Sumut dan Polrestabes Medan Tembak Komplotan Spesialis Bongkar Rumah Mewah

Berita

Soal Klaim Bandar Narkoba Ngaku Setor Rp160 Juta ke Polisi di Labuhanbatu, Ini Penjelasan Polda Sumut