Gelapkan Uang Kurban Rp91 Juta, Sekretaris BKM Dihajar Warga

Redaksi - Rabu, 16 Oktober 2013 15:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102013/beritasumut_Indra-Nst.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Abdul Manan

Deli Tua, (beritasumut.com) – Perbuatan Indra Z Nasution (50) warga Jalan Purwo, Dusun IV, Desa Suka Makmur, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, benar-benar memalukan. Indra nekat menggelapkan uang pembelian kurban 10 ekor lembu senilai Rp91 juta. Akibat tindakan nekatnya tersebut, Indra nyaris tewas diamuk warga.

Kejadian tersebut terjadi di Masjid Baiturrahim, Jalan Purwo, Dusun IV, Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Selasa (15/10/2013) kemarin.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan di Mapolsekta Deli Tua, Rabu (16/10/2013) menyebutkan, awalnya sekitar 70-an warga Dusun III dan Dusun IV, Desa Mekar Sari, masing-masing dikutip uang sebesar Rp1.300.000 untuk pembelian 10 ekor lembu kurban. Akhirnya terkumpullah uang senilai Rp91 juta. Uang yang sudah terkumpul kemudian diserahkan kepada Indra selaku Sekretasi Badan Kenaziran Masjid Baiturrahim yang akan membeli lembu tersebut.

Namun setelah uang diberikan, ternyata lembu yang dijanjikan tidak kunjung datang satu hari sebelum Hari Raya Idul Adha. Rencananya 10 ekor lembu tersebut akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha di Masjid Baiturrahim dan daging kurbannya akan dibagikan kepada warga sekitar.

Warga yang curiga langsung mendatangi rumah Indra yang dekat dengan masjid. Ternyata Sekretaris BKM itu tidak berada dirumahnya sejak beberapa hari lalu. Melihat ada yang tidak beres, warga pun mencari keberadaan Indra. 

Ternyata pelaku ditemukan warga di rumah isteri keduanya di Perumahan Harmoni, Lubuk Pakam, Deli Serdang. Di rumah isteri keduanya tersebut warga menagih 10 ekor lembu yang dijanjikan. Indra mengaku telah membeli 10 lembu dari daerah Sicanggang, Kabupaten Langkat dan sekira pukul 15.00 WIB akan diantar ke masjid.

Warga yang tidak yakin dengan ucapan pelaku, kemudian mengecek ke Langkat. Ternyata pria yang memiliki istri dua ini kembali berbohong hingga warga menyeret pelaku ke Masjid Baiturrahim untuk diadili. Karena tidak bisa menahan emosi Indra dihajar warga di depan masjid.

Indra nyaris tewas dihajar massa yang geram melihat perilakunya yang tega menggelapkan uang kurban. Personil Polsekta Deli Tua langsung mengamankan Indra dari amukan massa dan langsung dibawa ke Mapolsekta Deli Tua untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Indra yang ditemui di Maolsekta Deli Tua mengatakan uang untuk pembelian 10 ekor lembu tersebut sudah habis dia gunakan.

Sementara Sulaiman AR (62) warga sekitar mengatakan, tahun lalu pelaku juga dikabarkan menggelapkan uang untuk pembelian 8 ekor lembu yang juga untuk kurban. Indra juga baru tinggal dan menjabat pengurus masjid sekira dua tahun.

Sementara itu, puluhan warga yang berada di Mapolsekta Deli Tua sempat ingin mendobrak masuk ke dalam Ruangan SPK Deli Tua tempat Indra diamankan untuk kembali menghajar Indra. Berkat kesigapan polisi, emosi warga dapat diredam. 

Kapolsekta Deli Tua AKP Wahyudi SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Martualesi Sitepu SH MH yang dikonfirmasi wartawan mengatakan polisi telah mengamankan tersangka dari amukan warga dan pelaku diperiksa kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (BS-028)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Curi Sepeda Motor Jemaat Gereja, Pria Ini Dihajar Warga

Berita

Lihatlah Gaya Jambret Ini Setelah Dihajar Warga dan Ditangkap Polisi

Berita

Pencuri Sepeda Motor Dihajar Warga

Berita

Ambil BK Bekas, Pemulung Dihajar Warga

Berita

Masuk Rumah Orang, Oki Dihajar Warga

Berita

Rampas Tas Nur, Togu Dihajar Warga