Teroris di Medan Berhasil Dilumpuhkan

Redaksi - Minggu, 16 Juni 2013 11:55 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062013/beritasumut_Latihan-Teroris-Latgab-Malindo.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ist
Medan, (beritasumut.com) – Setelah terjadi kontak  senjata yang cukup sengit, Tentara Nasional Indonesia bekerjasama dengan Angkatan Tentara Malaysia akhirnya berhasil melumpuhkan kawanan teroris yang menyandera sejumlah warga negara Malaysia di Hotel Arya Duta, Jalan Maulana Lubis, Medan, Rabu (12/6/2013). Dengan sigap dan sangat terlatih, seluruh sandera berhasil dibebaskan tanpa mengalami luka sedikit pun.Demikian yang terekam dalam Latihan Gabungan Malaysia Indonesia Darat Samudera Angkasa (Latgama Malindo Darsasa) 8AB/2013. Hotel Arya Duta yang lokasinya persis di sebelah Kantor Walikota Medan dijadikan sebagai objek latihan terakhir Latgama Malindo Darsasa 8AB/2013 tersebut.Dalam latihan yang disaksikan langsung Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, Panglima ATM Jenderal Tan Sri Dato Sri Zulkiefli bin Mohd Zin, Pangdam I/BB Mayjen TNI Burhanuddin Siagian, Dankodikdlat TNI Mayjen TNI Lodewijk F Paulus, Pelaksana Tugas Walikota Medan Dzulmi Eldin, Kapolresta Medan AKBP Nico Afinta, Sekda Medan Syaiful Bahri Lubis, seluruh personel tim gabungan dengan cepat melumpuhkan para teroris.Aksi pembebasan sandera dilakukan setelah negoisasi dengan para teroris gagal dilakukan. Diawali dengan dua unit helikopter yang membawa sejumlah personel mengitari bangunan Hotel Arya Duta. Setelah pintu depan diledakkan, kedua unit helikopter mendarat di atas gedung Arya duta. Selanjutnya, belasan personel berseragam hitam dilengkapi dengan senjata laras panjang turun.Beberapa diantaranya turun melalui tali dan meledakkan kaca bagian samping. Setelah itu mereka memasuki Arya duta melalui kaca yang telah pecah tersebut. Bersamaan itu beberapa personel dengan menaiki sepeda motor masuk dari pintu depan lantai dasar. Tanpa perlawan yang berarti, tim gabungan ini berhasil melumpuhkan para terorir. Dengan pengawalan ketat, satu persatu warga negara Malaysia yang disandera langsung dievakuasi.Usai latihan, Panglima TNI Laksmana Agus Suhartono mengatakan latihan yang dilakukan ini merupakan upaya bersama antara TNI dan ATM untuk meningkatkan inter operabilitiy dalam menanggulangi permasalahan di perbatasan. “Dalam kegiatan sebelumnya, kita sudah menggelar latihan peperangan laut, darat dan kali ini kami fokus menggelar latihan penanggulangan teror,” kata Agus.Dijelaskan Agus, Selat Malaka merupakan perbatasan Indonesia-Malaysia dan merupakan daerah yang harus dijaga. “Wilayah ini merupakan daerah yang strategis untuk lalu lintas perdagangan antara Indonesia dan Malaysia. Karena itulah kita berupaya untuk menjaga stabilitas keamanan di perbatasan kedua negara,” terangnya.Latihan gabungan yang dilakukan itu, lanjutnya, merupakan latihan untuk pembebasan sandera di gedung Hotel Aryaduta yang dilakukan oleh pasukan khusus dari ATM dan TNI. Latihan ini juga merupakan suatu implementasi dari protap 16-18, sekaligus untuk mengevaluasi protap 16-18 penanggulangan terror, sehingga ke depannya protap tersebut dapat disempurnakan. “Latihan yang kami lakukan ini dari aspek udara, laut dan darat, dan kali ini sudah selesai. Saya ucapkan terima kasih, mission complete untuk kegiatan ini,” jelas Agus.Ke depan, Agus mengharapkan agar kerjasama antara TNI dan ATM ini dapat berjalan semakin baik, sehingga dapat menjaga stabilitas keamanan di selat malaka, dan dapat mengantisipasi setiap masalah yang bakal terjadi di antara kedua negara. Dikatakannya, Protap Malindo ini disusun oleh TNI dan ATM. Protap bersama didesain khusus untuk pelibatan kedua angkatan di dalam penanggulangan di perbatasan.“Kita punya beberapa protap peperangan laut, patroli bersama yang berkaitan dengan kegiatan sebelumnya pembajakan udara dan laut. Protap bersama Malindo TNI dan ATM, terus akan kita sempurnakan dikaitkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perbatasan,” ungkap Agus seraya menambahkan personel yang dilibatkan dalam latihan ini sekitar 1.200 orang, termasuk pendukungnya.  Dari ATM lebih kurang 300 personel.Menurut Panglima TNI,  latihan bersama Malindo biasanya dilaksanakan setiap empat tahun. Akan tetapi mulai tahun ini, latihan gabungan disepakati untuk dilaksanakan tiga tahun sekali dan lokasinya akan ditentukan sesuai kesepakatan bersama. Dalam latihan gabungan ini masing-masing angkatan mengerahkan alutsista dan perlengkapan yang digunakan seperti mengerahkan 1 heli bell-412, 1 heli Mi-17, 1 armour halilintar, 2 armour, 1 ambulans, 4 land rover command, 2 kendaraan aning perang, 4 sepeda motor, 1 bus, 2 decco trailer, 1 rantis dan 2 truk NPS.Sementara itu Panglima ATM Jenderal Tan Sri Dato Sri Zulkiefli bin Mohd Zin mengatakan, setelah melihat latihan ini, amat berpuas hati karena latihan gabungan Malindo telah berjalan dengan baik dimana sesuai hasil perencangan yang sangat terperinci. “Kami banyak menerima pelajaran dalam latihan ini. Untuk itu saya ucapkan banyak terima kasih kepada Panglima TNI atas bantuan dan dukungannya. Saya yakin dengan terlaksananya latihan ini,  maka daya tangkal TNI dan TMA semakin mantap,” ungkap Panglima ATM.Di tempat yang sama Pelaksana Tugas Walikota Medan Dzulmi Eldin MSi menyambut baik dengan dilaksanakannya Latgama Malindo Darsasa-8AB/2013. Dia menilai pelaksanaan latihan  berjalan dengan baik dan terkoordinir yang bertujuan untuk melakukan pengamanan dan pencegahan, terutama dari ancaman teroris. “Jadi saya berharap agar latihan ini bisa menjadi motivasi bagi kita semua untuk saling menjaga,” kata Eldin.Dia pun tidak menampik latihan ini digelar terkait dengan persiapan Kota Medan sebagai tuan rumah pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2013. Dengan latihan ini membuktikan Ibukota Provinsi Sumatera Utara siap melaksanakan konfrensi tingkat dunia tersebut. Sejauh ini dia mengaku Pemko Medan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kementerian Luar negeri Republik Indonesia. “Apa yang menjadi tanggung jawab pemko Medan akan kita laksanakan,” jelasnya. (BS-024)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Komjen Pol Tito Karnavian: Masyarakat Jangan Takut Kelompok Terorisme!

Berita

Ini Alasan BNPT Latih Pemuda di Kota Medan

Berita

Besok, BNPT Latih Pemuda Anti Radikalisme Pro-Kekerasan

Berita

200 Karateka Siap Bertarung Perebutkan Piala Dzulmi Eldin

Berita

Pengurus BNKP: Eldin Sosok Pemimpin Teruji

Berita

Pelaku Bom Mall Alam Sutera Runtuhkan Stigma Terorisme Islam