Perampok Berkedok Debt Collector Tertipu Senjata Mainan

Redaksi - Minggu, 12 Mei 2013 13:42 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052013/beritasumut_Pistol4.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi

Tanjung Morawa, (beritasumut.com) – Aksi perampasan sepeda motor yang mengaku sebagai debt collector perusahaan leasing Adira Finance dengan menggunakan mancis sejenis senjata api terjadi di Jalan Talun Kenas-Tanjung Morawa, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Sepeda motor Honda Mega Pro BK 4817 BQ yang dikendarai Karmanta Tarigan (41) warga Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, nyaris leong dibawa kabur pelaku setelah korban ditodong senjata api mainan, Sabtu (11/5/2013) sekira pukul 18.00 WIB

Menurut korban, saat itu ia baru pulang kerja. Saat melintas di lokasi, ia dipepet oleh dua pengendara sepeda motor Honda Vixion dan RX King. Kedua pengendera itu masing-masing berboncengan. Salah satu pelaku memerintahkan korban untuk menepi tetapi tidak dihiraukan korban.

Karena tidak dihiraukan, pelaku kembali memepet korban sambil menodongkan mancis sejenis senjata api ke arah korban sembari memerintahkan korban menepi. Setelah korban menepi dan berhenti, pelaku kemudian memperlihatkan surat sita sepeda motor karena sudah menungak selama 5 bulan.

Anehnya, saat korban mengatakan sepeda motor yang dibawanya ini dibelinya dengan lunas, malah pelaku kembali menghardik korban. “Jangan bayak cakap, turun dari sepeda motor serahkan kunci kontak dan STNK,” kata Karmanta menirukan ucapan pelaku.

Mengetahui senjata api yang digunakan pelaku ternyata mancis, korban pun tidak mau kalah gertak. “Kalau kalian tidak percaya sepeda motor ini saya beli lunas, saya perlihatkan surat-suratnya,” ujar korban sambil mengambil mancis sejenis senjata api juga dari tas yang dibawanya.

Melihat senjata yang dikeluarkan korban, nyali keempat pelaku langsung ciut dan langsung kabur arah ke Tanjung Morawa sambil mengucapkan pada temanya, “kita salah gambar.”

Meski begitu, aksi ini tidak dilaporkan korban ke polisi. “Karena pelaku belum tentu tertangkap, malah kita diperiksa bertele-tele nanti,” ucap Tarigan. (BS-028) 


Tag:

Berita Terkait

Berita

Usai Ikuti Ujian Semester, Mahasiswa Fisip USU Dirampok

Berita

Kru Salam TV Berharap Perampok yang Tewaskan Temannya Segera Ditangkap

Berita

Garang di Terminal Amplas, Takut dan Minta Ampun di Polsek Patumbak

Berita

2 Oknum Polisi Diduga Terlibat Perampokan di Langkat

Berita

Diduga Rekayasa Perampokan, Kepala Kantor Pos Sipiongot Ditangkap Polisi

Berita

Polsek Tanjung Morawa Masih Selidiki Kasus Perampokan Disertai Pembunuhan