ESJA Bawa Gerobak Paten ke MK

Redaksi - Jumat, 05 April 2013 21:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042013/beritasumut_Gerobak-Paten.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ist
Medan, (beritasumut.com) – Sidang lanjutan gugatan sengketa Pilkada Sumatera Utara kembali digelar di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (04/04/2013). Sidang kali ini mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan oleh tim pasangan Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Nomor Urut 2 Effendi Simbolon-Jumiran Abdi (ESJA). Sebanyak 20 orang saksi menghadiri sidang tersebut.Saksi yang hadir salah satunya, Nuriah membawa barang bukti kecurangan Pilkada Sumut yang dilakukan oleh pasangan Ganteng (Gatot-Tengku Erry) dengan membawa gerobak sayur bertuliskan "Tanah Bertuah Negeri Beradat" Paten (Pak Tengku Erry Nuradi). Warga Serdang Bedagai ini mengaku 3 bulan sebelum pemilihan diberikan bantuan berupa beras/gerobak sayur asal memilih pasangan nomor urut 5 Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry.Dari 20 saksi, hanya 5 saksi yang memberikan kesaksian dikarenakan keterbatasan waktu. Dalam persidangan 4 saksi lainnya menyampaikan keterangan banyaknya daftar pemilih tetap ganda, pemilih yang tidak terdaftar, dan pemilih yang sudah meninggal dunia namun tercatat dalam DPT. Selain DPT yang bermasalah/saksi lainnya menuturkan merka diberikan bantuan berupa beras.  Kuasa hukum Pasangan ESJA, Arteria Dahlan mengatakan dalam persidangan kami memenuhi janji untuk membuktikan betapa terstruktur, masif dan sistematisnya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh Gatot. "Hari ini kami hadirkan saksi-saksi yang fakta yang melihat, mendengar dan mengalami sendiri peristiwa-peristiwa pelanggaran tersebut dan sekaligus membantah keterangan kpu maupun gatot dalam persidangan kemarin (Rabu, 03/04/2013)," ujarnya.Arteria menambahkan, keterangan saksi dapat mereka pertanggungjawabkan dengan dokumen-dokumen bukti menurut hukum, itu sebabnya mereka memohon pasangan Ganteng untuk dihadirkan agar dapat dikonfrontir sebagai fakta, pungkasnya.Cagub Sumut Effendi Simbolon sendiri tetap optimis dengan bukti-bukti yang ia ajukan, gugatannya akan dikabulkan oleh Majelis Hakim MK. Effendi rencananya juga akan melaporkan pasangan Ganteng ke KPK atas dugaan korupsi APBD untuk kepentingan kampanye. Sidang lanjutan akan digelar pada Senin (08/04/2013) mendatang dengan menghadirkan kembali saksi-saksi pasangan ESJA lainnya. (BS-001)


Tag:
MK

Berita Terkait

Berita

Batalyon Parako 463 Pasgat Terima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha

Berita

Kadin Sumut dan Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Berita

Realisasikan Arahan Wali Kota, Kadin Medan Ajak UMKM Binaan Terjun Langsung di Bazar HUT ke-81 TNI

Berita

Kasi Penkum Kejati Sumut Terima Kunjungan Silaturahmi Fordimka

Berita

Diskusi di SMK PAB 2 Helvetia, KAHMI Sumut: Pemahaman Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Penting

Berita

Gubernur Bobby Pastikan Penanganan Banjir di Jalan Letda Sujono Dimulai 2027