Medan, (beritasumut.com) – Salah seorang pengawas eksternal pada penerimaan siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Majda El Muhtaj mengatakan, penerimaan anggota Polri dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (Betah) menunjukkan komitmen Polri yang tinggi terhadap model dan mekanisme rektutmen yang berkualitas.
"Polri membutuhkan sosok-sosok personalia yang tangguh, cerdas dan profesional yang mampu mengantarkan dan mewujudkan soliditas penataan organisasi Polri dalam tupoksinya, sebagaimana ditegaskan dalam ketentuan Pasal 4 UU No 2 Tahun 2002 tentang Polri. Dua kebijakan utama adalah melakukan revitalisasi Polri dan reformasi birokrasi Polri yang diharapkan mampu mewujudkan civilian police, baik pada aspek struktural dan instrumental, maupun kultural," ungkap Majda dalam siaran pers, Ahad (17/03/2013).
Majda yang juga menjabat Kepala Pusham Unimed ini penuh yakin proses rekrutmen Polri selama ini berjalan sangat baik. Prinsip Betah diimplementasikan secara benar dan bertanggung jawab.
“Saya sudah tahun keempat menjadi pengawas eksternal sejak Tahun 2010 lalu. Saya optimis keluaran dari proses rekrutmen berkualitas ini mampu berkontribusi signifikan dalam menyahuti kematangan organisasi Polri dan tuntutan perubahan masyarakat,” tegas Majda.
Begitupun, dia berharap, masyarakat turut serta mengawal proses rekrutmen ini. Setidaknya ada tiga jenjang penerimaan anggota Polri, tingkat brigadir polisi, SIPSS dan akademi polisi. Dari jumlah peminat, setiap tahunnya mengalami peningkatan dan ini merupakan indikator animo dan apresiasi masyarakat terhadap Polri yang sangat baik.
“Sepanjang menjalankan mandat Perkapolri No 13 Tahun 2010 tentang Pengawasan Eksternal Penerimaan Calon Anggota Polri, pengawas eksternal diberikan akses yang luas dan terbuka untuk mengawasi semua tahapan pelaksanaan penerimaan anggota Polri, khususnya di lingkungan panitia daerah Polda Sumatera Utara,” pungkas Majda. (BS-024)