Medan, (beritasumut.com) – Hasil otopsi Rumah Sakit Pirngadi Medan menyebutkan Selo Nababan (4) korban penculikan dengan tebusan Rp2 miliar, tewas akibat pukulan keras di bagian kepala.Kepala Forensik RS Pirngadi Medan Dr Surjit Singh, Rabu (20/02/2013) siang mengatakan, dari hasil otopsi sekitar 2 jam, selain luka lebam akibat pukulan benda tumpul di bagian kepala, juga terdapat tusukan benda tajam di bagian bokong kiri.Selo yang merupakan korban penculikan ini ditemukan tewas setelah orang tuanya melapor ke polisi dan mengaku tidak mampu memberikan uang tebusan Rp2 M.Menurut paman korban, S Purba, kedua orang tua Selo, Sahar Nababan dan Kasma Br Manurung hanya mampu memberikan uang Rp10 juta kepada penculik. Namun penculik menolak dan meminta Rp200 juta dan melarang pihak keluarga melapor ke polisi. Tapi orang tua Selo tetap melapor ke polisi dan tak lama kemudian, pada Selasa (19/02/2013) sekitar pukul 21.45 WIB, bungsu dari empat bersaudara ini ditemukan tewas terbungkus karung goni dan dalam keadaan yang mengenaskan, tak jauh dari rumahnya.Kedua orang tua korban yang shock dan belum menerima kepergian anaknya ini tidak tampak di ruang forensik. Hanya paman korban dan beberapa kerabat yang menunggu proses otopsi. Rencananya jenazah Selo akan dimakamkan hari ini juga di daerah tempat tinggalnya di Lubuk Pakam, Deli Serdang.Sementara itu, Polres Deli Serdang terus melakukan pencarian terhadap pelaku penculikan dan pembunuhan anak Kepala Dusun VII Kampung Motung, Desa Pagar Jati, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara tersebut. (BS-035)