Pergeseran Tren desain Interior Tahun 2016

Redaksi - Rabu, 13 Juli 2016 14:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_Pergeseran-Tren-desain-Interior-Tahun-2016.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ist
Bentuk desain interior

Beritasumut.com-Mendekorasi ulang ruang rumah memang bukanlah perkara yang mudah, salah mendekorasi bisa-bisa nanti tampilan rumah akan tampak tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kalau sudah begitu ceritanya, tentu mencari informasi tentang tren desain interior sudah menjadi hal yang wajib untuk dilakukan. Lalu seperti apa tren desain interior yang berlaku tahun ini? Sebenarnya pada awal tahun 2016 lalu portal properti global Lamudi telah memprediksikan tren desain interior yang akan banyak digunakan, namun untuk pertengahan tahun ini tren tersebut mengalami pergeseran. Nah, bagi Anda yang ingin mengetahui seperti apa tren desain interior untuk pertengahan tahun ini, berikut ulasannya.Pertama, barang kerajinan tangan akan banyak digunakan. Barang-barang dengan hasil kerajinan tangan diprediksikan tahun ini akan banyak digunakan, hal ini sejalan dengan konsep berkelanjutan yang sekarang mulai digemari masyarakat. “Sekarang, masyarakat lebih banyak mencari interior yang berbahan dasar fiber alami dan aksesoris organik buatan lokal. Masyarakat ingin turut membantu dalam kemajuan ekonomi lokal dan membeli barang yang tahan lama” ucap Daniel Carrasco Lara, ahli desain Lamudi dalam siaran persnya. Lara juga mengatakan, nantinya segala hal yang berbau netral akan bergese oleh barang-barang bertekstur dan berwarna “Masyarakat juga sudah mulai bergeser ke tren ramah lingkungan,” ujar Lara. Kedua, warna hijau akan memberikan kesejukan.Sebagai refleksi dari konsep desain berkelanjutan dan alami, di paruh tahun kedua 2016 kita dapat melihat bahwa banyak orang kemudian menggunakan warna-warna alam seperti hijau. Pengaplikasian warna hijau ini akan memberikan efek ketenangan dan mengurangi tingkat stres si penghuni rumah . Ketiga, kesimbangan dan nostalgia.Penerapan pola 'keseimbangan' akan menjadi tren untuk tahun ini, keseimbangan di sini dapat diartikan sebagai perpaduan penggunaan bahan dasar barbau kimia dengan alami. Contohnya seperti penggunaan bahan material kayu dan semen yang seimbang pada sebuah ruangan. Tidak hanya itu, desain dengan konsep nostalgia ala zaman dulu juga akan menjadi tren tahun ini. Contohnya seperti penggunaan corak dedaunan dan bunga pada wallpaper dan kain gorden yang akan memunculkan kesan tempo doeloe.(BS02)


Tag:

Berita Terkait

Gaya Hidup

Edarkan Sabu, Kuli Bangunan Ditangkap Sat Narkoba Polres Binjai

Gaya Hidup

Diusir Anaknya, Wanita Lansia Minta Polisi Antarkan ke Panti Jompo

Gaya Hidup

Wujudkan Medan Rumah Kita, Medan Review Rencana Strategis Pendidikan

Gaya Hidup

Jumat Besok, Rumah Sakit USU Gelar Pemeriksaan EKG Gratis

Gaya Hidup

Digelar Agustus di JCC, Indonesia Jadi Tuan Rumah World Islamic Economic Forum

Gaya Hidup

Virtual Reality Teknologi Masa Depan untuk Beli Properti