Mampukah Rudy Habibie Jadi Film Biopik Sukses?

Redaksi - Kamis, 23 Juni 2016 22:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062016/beritasumut_Mampukah-Rudy-Habibie-Jadi-Film-Biopik-Sukses-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ist
Film biopik sukses di Indonesia

Beritasumut.com-Minggu depan, tepatnya 30 Juni 2016, prekuel film Habibie & Ainun bakal dirilis di bioskop seluruh Indonesia. Dengan judul Rudy Habibie, film yang kembali dibintangi Reza Rahadian ini akan menceritakan tentang masa muda Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie.

“Nama besar Reza Rahadian dalam industri perfilman Indonesia tidak bisa dipungkiri lagi. Terbukti dengan kesuksesan Habibie & Ainun pada 2012 yang sukses ditonton 4,5 juta orang. Ditambah nama-nama beken seperti Chelsea Islan, Ernest Prakasa, Pandji Pragiwaksono, bukan tidak mungkin kalau kesuksesan Rudy Habibie [2] bisa menyaingi film pendahulunya,” ungkap Sudhir Syal, Co-founder dan Managing Director BookMyShow Indonesia.

Nah, menjelang pemutaran film biopik Rudy Habibie, berikut ini BookMyShow sajikan daftar film-film biopik Indonesia yang berhasil mendapatkan jumlah penonton fantastis.

Pertama, Habibie & Ainun. Jumlah penonton: 4.529.633. Pendapatan kotor Rp 99,6 miliar (berdasarkan asumsi pendapatan kotor Rp22.000/penonton). Film produksi MD Pictures ini dirilis pada Desember 2012, menceritakan perjalanan mencari cinta sejati serta pelabuhan terakhir dari Sosok BJ Habibie dan istrinya Ainun. Mereka dihadirkan dalam film drama ini dan diperankan oleh Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari, Reza pun memenangkan Piala Citra sebagai pemeran utama terbaik berkat film ini. Film karya Faozan Rizal ini ditonton lebih 4,5 juta penonton.

Kedua, Sang Pencerah. Jumlah penonton: 1.206.000. Pendapatan kotor Rp 18 miliar (berdasarkan asumsi pendapatan kotor Rp15.000/penonton). Kali ini film produksi MVP Pictures, film Sang Pencerah menceritakan sosok Ahmad Dahlan yang membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam agar berpikiran maju sesuai dengan perkembangan zaman. Film arahan Hanung Bramantyo ini dibintangi oleh Lukman Sardi, Zaskia A Mecca, Slamet Rahardjo, Giring Nidji, Ihsan Taroreh, Ricky Perdana, Mario Irwinsyah, Dennis Adhiswara, Abdurrahman Arif dan Sujiwo Tejo. Film yang tayang pada Lebaran 2010 ini berhasil ditonton 1 juta lebih penonton.

Ketiga, Soekarno: Indonesia Merdeka. Jumlah penonton 960.071. Pendapatan kotor: Rp 28,8 miliar (berdasarkan asumsi pendapatan kotor Rp 30.000/penonton). Film arahan Hanung Bramantyo kembali menjadi film biopik sukses, Soekarno Indonesia Merdeka yang dirilis pada tahun 2013 ini mengkisahkan perjalanan hidup Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Sosok Soekarno sendiri diperankan oleh Ario Bayu, sementara Maudy Koesnaedi berperan sebagai Inggit Garnasih. Film produksi MVP Pictures ini suskesdi tonton 900 ribu lebih penonton.

Keempat, Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar. Jumlah penonton: 715.671. Pendapatan kotor Rp 21,4 miliar (berdasarkan asumsi pendapatan kotor Rp 30.000/penonton). Film MD Pictures yang rilis pada 2014 ini membahas kisah anak muda Merry Riana, perempuan asal Indonesia yang berhasil meraih satu juta dolar pertamanya di Singapura pada usia 26 tahun. Merry Riana diperankan oleh aktris muda Chelsea Islan. Film arahan Hestu Saputra ini sukses ditonton hingga 700 ribu lebih penonton. Selain Chelsea, film ini di dukung oleh Dion Wiyoko, Kimberly Ryder, dan Ferry Salim.

Kelima, Soegija. Jumlah penonton: 459.465. Pendapatan kotor Rp 10,1 miliar (berdasarkan asumsi pendapatan kotor Rp22.000/penonton). Film produksi Puskat Pictures yang dirilis pada 2012 ini menceritakan kisah uskup pertama asli Indonesia, Monsinyur A Soegijapranata SJ, sejak ditahbiskan hingga berakhirnya perang melawan Belanda (1940 – 1949). Dia mencoba berperan di semua tingkat, baik politik lokal, nasional dan internasional. Atas peran sertanya, Presiden Soekarno memberikan penghargaan dengan gelar Pahlawan Nasional. Film arahan Garin Nugroho ini dibintangi oleh Nirwan Dewanto, Annisa Hertami, Wouter Zweers, Wouter Braaf, Nobuyuki Suzuki, Olga Lydia, Margono dan Hengky Soelaiman. (BS02)


Tag:

Berita Terkait

Gaya Hidup

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Gaya Hidup

Nonton Film Untuk Angeline di Hermes XXI Medan Bareng Artis dan Kak Seto

Gaya Hidup

Mengungkap Identitas Jason Bourne yang Akan Tayang di Bioskop Rabu Besok

Gaya Hidup

Segarkan Kembali Ingatan Anda Sebelum Nonton Ghostbusters

Gaya Hidup

Inilah Fakta Menarik Sebelum Nonton Star Trek Beyond

Gaya Hidup

Tingkatkan Minat Menonton di Bioskop, BookMyShow Adakan Penawaran Tiket Gratis Setahun