Beritasumut.com-Pagelaran Seni Budaya Multi Etnis 2016 diawali dengan menampilkan tarian yang mewakili 14 etnis di Kota Medan. Gerakan para penari sangat gemulai dan artistik didukung dengan lighting serta soundsystem yang cukup bagus. Tanpa cela, mereka sukses mempersembahkan tarian multis etnis kepada para pengunjung.Setelah itu dilanjutkan dengan penampilan sanggar tari dari Pemko Binjai yang tampil tidak kalah apiknya. Para penari berhasil menghipnotis penonton saat membawakan tarian etnis Melayu dan Karo. Pengunjung semakin terhibur lagi dengan penampilan kocak duo lawak, Alvin La Deli. Penampilan kedua pelawak muda itu mampu mengocok perut pengunjung dengan gaya dan joke-joke lucu mereka. Lalu disusul fashion show pakaian daerah seluruh etnis yang ada di Kota Medan.Kemudian artis top Melayu, Zulham Zais yang terkenal dengan sebutan Wak Alang pun tak kalah memukau. Didampingi dua penyanyi pendukung, Zulham pun membawakan sejumlah tembang hits Melayu seperti Angin Koncang¸ Wak Uteh, Wak Alang Undangan dan Udin Sedunia. Pagelaran dipungkasi dengan penampilan band top Kota Medan, Dynamic Band dengan menembangkan sejumlah lagu-lagu daerah top di Sumatera Utara.Plt Kadis Kebudayaan dan pariwisata Kota Medan Drs Hasan Basri MM dalam laporannya, mengatakan, Pagelaran Multi Etnis Kota medan 2016 dimeriahkan dengan atraksi seni budaya tradisional, pameran UMKM dan kuliner, fashion show dan penampilan artis etnik lokal. Ditambah dnegan penampilan khusus dari tim kesenian Kota Binjai dan Unimed.Dikatakannya, kegiatan ini merupakan upaya melestarikan seni budaya tradisional multi etnis di Kota Medan dan meningkatkan sense of belonging (rasa memiliki) masyarakat Kota Medan terhadap seni dan budaya tradisional. Kemudian, memperkenalkan seni dan budaya tradisional masyarakat Kota medan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara yang tengah mengunjungi Kota Medan."Di samping itu event ini kita gelar dalam rangka melanjutkan program pemerintah dalam pembangunan pariwisata dan meningkatkan tahun kunjungan wisata, terutama wsiatawan yang mengunjungi Kota Medan," jelas Hasan.(BS01)