Harga Gula Melambung Tinggi, Kemendag Tugaskan Inkoppol OP di Sumut

Redaksi - Selasa, 28 Juni 2016 20:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062016/beritasumut_Harga-Gula-Melambung-Tinggi--Kemendag-Tugaskan-Inkoppol-OP-di-Sumut.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/BS03
Ketua Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol) RI Irjen (Purn) Mudji Waluyo berdialog kepada warga terkait harga gula yang mencapai Rp18.000/kg di tingkat grosir. 

Beritasumut.com-Sepekan jelang Idul Fitri 1437 H, harga gula pasir di pasaran melambung tinggi. Di tingkat grosir, harganya sudah mencapai Rp 18.000 per kg, sedangkan di tingkat eceran harga gula tembus Rp20.000 per kg.

Tingginya harga gula di Kota Medan membuat Kementerian Perdagangan (Kemendag) menugaskan Induk Koperasi Kepolisian Republik Indonesia (Inkoppol) untuk menyelenggarakan Operasi Pasar (OP) di Propinsi Sumatera Utara, khususnya Kota Medan. "Menugaskan Inkoppol dari Kemendag untuk OP terkait harga gula yang kian hari kian melambung," kata Ketua Inkoppol RI Irjen (Purn) Mudji Waluyo saat memberikan sambutan pada penyelenggaraan OP di Pasar Palapa Pulau Brayan, Selasa (28/06/2016).

Ia menyebutkan PT Medan Sugar Indonesia sudah menyiapkan ribuan ton dan dinyatakan cukup untuk wilayah Sumut. OP ini, katanya, diselenggarakan di seluruh provinsi di seluruh Indonesia dengan bekerjasama oleh Kementerian Pertanian. "Tujuan dilaksanakannya OP karena suply sama demand tidak seimbang, sehingga harga melambung," katanya.

OP yang diselenggarakan sampai H-5 mendekati lebaran Idul Fitri ini, katanya, tidak dibatasi berapa jumlah yang disiapkan per harinya. Ia menyebutkan semua tergantung dari permintaan masyarakat. Namun, lanjutnya, agar tidak mengalami permintaan yang cukup tinggi, pihaknya membatasi pembelian. "Setiap satu orang hanya boleh membeli 2 kilogram gula. Seperti di Kalbar kemarin, sehari permintaan bisa mencapai 10 ton," katanya.

Sebelum OP resmi dibuka, Mudji Waluyo melakukan dialog ke masyarakat terkait harga gula. Dan ternyata, berdasar hasil dialognya harga gula di tingkat grosir sudah mencapai Rp18.000 per kg. "Harga gula Rp18.000 per kg. Itu harga kemarin sore. Sekarang udah nggak tau berapa harganya lagi. Saya butuh 2 kilogram sehari," kata Rukiah, penjual kue saat ditanya Ketua Inkoppol RI.

Demikian juga dengan Asmeida Sari, seorang ibu rumah tangga. Saat berdialog dengan Mudji Waluyo ia mengaku membutuhkan 3 kg gula setiap hari. Kebutuhan ini meningkat karena puasa dan menyambut lebaran. "Krena puasa dan mau lebaran jadinya 3 kg sehari. Kan mau buat-buat kue," ucapnya. (BS03)

 


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Tiga Keunggulan Galaxy A07 5G, Smartphone Samsung 5G Terbaru dan Nyaman

Ekonomi

Mendag dan Mendes PDT Targetkan Ribuan Desa Ekspor

Ekonomi

Lewat Radio, Pj Gubernur Sampaikan Apresiasi dan Keunggulan Sumut

Ekonomi

Menko PMK Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Penanggulangan Bencana

Ekonomi

Pemko Medan Persiapkan Regrouping SD Negeri dan Pembentukan Sekolah Unggulan

Ekonomi

Wamentan Ungkap Cara RI Bisa Swasembada Gula-Garam