Beritasumut.com-Memasuki pekan kedua Ramadhan 1437 Hijrah, sejumlah kawasan pertokoan dan pusat perbelanjaan di Kota Binjai, mulai ramai dipadati warga. Kondisi itu terjadi sebagai dampak peningkatan transaksi ekonomi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah.Pantauan beritasumut.com, Kamis (23/06/2016), kepadatan warga terlihat di kawasan perbelanjaan sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Jenderal Ahmad Yani, dan Jalan Soekarno-Hatta.Kosentrasi warga sebagian besar terpusat di pasar, pertokoan, dan pusat perbelanjaan modern, yang melayani transaksi jual-beli aneka bahan pangan maupun produk sandang. Bahkan peningkatan transaksi jual-beli juga terjadi pada sejumlah supermarket, yang ditandai antrean panjang pengunjung.Situasi tersebut tidak hanya membuat kawasan pusat Kota Binjai menjadi semakin ramai, namun juga memicu kemacatan arus lalu lintas, akibat peningkatan volume kendaraan. "Wajarlah ramai. Sebentar lagi kan Lebaran. Jadinya, banyak yang belanja," ujar Juliati (52), salah seorang pengunjung pusat perbelanjaan di Jalan Soekarno-Hatta.Terkait kondisi itu, Mansur (48), salah seorang pengelola toko pakaian di Jalan Jenderal Sudirman, mengungkapkan, selama Ramadan terjadi peningkatan jumlah pembeli hingga 50 persen. "Biasanya dalam sehari hanya 50 sampai 70 orang (pembeli) yang datang ke toko. Namun sekarang ini, bisa sampai 100 orang," katanya.Bahkan ayah empat anak itu mengaku, pendapatannya pun turut meningkat hingga 20 persen, dibandingkan pada hari biasa. "Memang ada peningkatan omset. Sebab ada kecenderungan beberapa jenis pakaian yang penjualannya meningkat, seperti busana muslim, dan pakaian anak," terangnya.(BS08)