Masyarakat Masih Ragu Beli Daging Beku di Pasar Murah

Redaksi - Selasa, 21 Juni 2016 11:51 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062016/beritasumut_Masyarakat-Masih-Ragu-Beli-Daging-Beku-di-Pasar-Murah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03
Pasar Murah di Kantor Gubernur Sumut.

Beritasumut.com-Meskipun Bulog telah memastikan daging beku yang dijual pihaknya halal dan layak konsumsi namun masih ada sebahagian masyarakat yang terlihat ragu untuk mengkonsumsi daging impor tersebut. Hal ini diakui beberapa calon pembeli saat mengunjungi stan Rumah Pangan Kita milik Bulog di Pasar Murah Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan Selasa (21/06/2016)."Dagingnya ini masih bagus. Kok banyak putih-putihnya gitu ya," tanya seorang ibu berseragam PNS kepada Iqbal penjaga stan Bulog berseragam hitam putih.Pantau wartawan dilokasi Iqbal mencoba meyakini calon pembelinya dengan mengatakan kalau seluruh daging yang dijual pihak Bulog dijamin kelayakan dan halalnya. Iqbal yang didampingi teman wanita yang disapa Puput itu pun menunjukan sertifikat halal menyakini kalau daging yang mereka jual berlebel halal."Enggak mungkinlah Bulog jual daging yang tidak layak bu. Itu putih-putih lemak tak jenuh. Kalau nanti mau dikonsumsi hilang bu," ujar Iqbal.Kepada wartawan saat diwawancarai Iqbal mengaku kalau daging yang mereka jual merupakan daging segar beku yang sapinya berasal dari luar negeri. Sapi-sapi tersebut sesampainya di Indonesia baru dipotong dan selanjutnya di Packing. Hal ini berbeda dengan daging beku segar dimana daging-daging tersebut telah dipacking dari luar negeri dan dikirim ke indonesia."Sapinya diimpor, lalu dipotong di RPH baru diuji lab, dipacking dan baru dipasarkan," ujarnya.Terkait masih adanya masyarakat yang ragu mengkonsumsi daging beku Iqbal pun tak menampiknya. Begitu pun menurut Iqbal jika dipersentasikan dari yang ragu dan yang tidak ragu jumlah lebih banyak yang tidak ragu. "Kalau dibilang masih ada yang ragu pasti masih ada. Makanya kita tetap mensosialisasikan kepada masyarakat," ujar Iqbal lagi.Dikatakan Iqbal masih adanya minat masyarakat mengkonsumsi daging beku dibuktikan dengan masih terjualnya di sejumlah stan-stan milik Bulog. Seperti halnya di pasar murah Kantor Gubsu pada hari pertama pasar murah (20/06/2016) terjual 19 Kg. Sedangkan hari kedua kemarin hingga Pukul 11.00 wib masih terjual 7 Kg."Kalau di Kantor Bulog Jalan Gatsu seharinya bisa terjual 200 Kg. Artinya daging beku ini juga diminati masyarakat. Daging ini dijual Rp80 ribu perkilonya. Sejauh ini tidak ada masyarakat yang komplain soal kualitas daging," ujarnya.Lebih lanjut dikatakan Ibal selain daging beku, pihaknya juga menjual sejumlah bahan pokok lainnya seperti Beras ulos 10 Kg seharga Rp102 ribu, beras super hijau 10 Kg Rp105 ribu, Bawang merah Pantai Cermin Rp28 ribu/Kg dan bawang merah Brebes Rp20 ribu/Kg.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Harga Ikan di Binjai Berangsur Normal

Ekonomi

Disperindag Sumut : Pasokan Gula di Sumut Aman untuk Dua Bulan Mendatang

Ekonomi

Harga Gula Melambung Tinggi, Kemendag Tugaskan Inkoppol OP di Sumut

Ekonomi

Pelindo 1 Gelar Pasar Murah dan Santuni Anak Yatim Piatu di 14 Cabang Pelabuhan

Ekonomi

Artha Graha Gelar Pasar Murah di Kelurahan Hamdan, Medan Maimun

Ekonomi

PNS Berebut Beli Gula Pasir Murah di Pasar Murah Pemprov Sumut