Ekonomi Kreatif Membutuhkan Dukungan Lebih dari Pemerintah

Redaksi - Senin, 20 Juni 2016 11:54 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062016/beritasumut_Ekonomi-Kreatif-Membutuhkan-Dukungan-Lebih-dari-Pemerintah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Terdapat sebuah dorongan baru untuk pemerintah mendorong lingkungan ekonomi kreatif di Indonesia. Bapak Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengerti pentingnya sektor ekonomi ini. Beliau khawatir akan ada banyak bisnis e-commerce Indonesia berkinerja rendah karena jaringan yang tidak memadai dan buruknya presentasi produk online.Dibentuknya Bekraf pada 2015, menandakan pentingnya posisi Presiden Joko Widodo pada sektor ekonomi kreatif. Visinya adalah untuk menjadikan Indonesia sebagai pemimpin di bidang ekonomi kreatif pada tahun 2030; ruang lingkupnya meliputi: pengembangan game, desain produk, fotografi, periklanan, desain interior serta arsitektur dan lain-lain.Ekonomi kreatif berkontribusi 7.1 persen terhadap PDB dan mempekerjakan hingga 12 juta karyawan berdasarkan data tahun 2014; jumlah tersebut kira-kira sama dengan jumlah pekerja yang bekerja di bidang keuangan, real estate, dan jasa. Dengan beberapa stimulus lebih lanjut, industri ini dapat berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja baru dan pengentasan kemiskinan secara signifikan.Promosi untuk Ekonomi KreatifSalah satu contoh sukses dari ekonomi kreatif adalah ekonomi lokal di daerah Kasongan, sebuah desa di dekat Yogyakarta. Desa tersebut terkenal dengan industri keramik sejak awal tahun 1970-an, tak hanya membuat keramik untuk dipasarkan dalam negeri juga ekspor, namun desa ini juga sanggup menarik banyak turis untuk berkunjung setiap tahunnya.“Ekonomi kreatif di Indonesia telah menjadi sektor yang penting dan harus dikembangkan secara serius,” ucap Triawan.Tiongkok dan Korea Selatan adalah contoh yang tepat untuk ekonomi kreatif dimana mereka dapat mendulang kesuksesan dalam waktu yang singkat apabila ekosistem ekonomi kreatif yang tepat sudah dibangun. Indonesia memiliki kesempatan yang bagus untuk mengikuti jejak kedua negara tersebut dan membangun segmen ekonomi yang vital dan berkelanjutan ini.“Pengusaha di industri yang berbeda-beda harus berkolaborasi dan membagi ide kreatif untuk menghubungkan orang-orang yang kreatif,” ujar Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia. “Kami sering bertemu dengan pendiri perusahaan besar lainnya untuk mengetahui apakah kita dapat menciptakan kerjasama. Misalnya, kami saat ini sedang melakukan pendekatan terhadap salah satu perusahaan taksi internasional untuk membicarakan kerjasama dimana para pencari rumah yang melakukan pencarian di situs kami akan mendapatkan promo spesial dari mereka. Saya pikir, ketika dua perusahaan berkolaborasi untuk pelayanan konsumen, maka itu akan sangat menguntungkan," pungkasnya.(BS06).


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Bisnis Property Diperkirakan Akan Bangkit Kembali di Masa Pandemi

Ekonomi

Tim KII MAN Serdang Bedagai Sukses Raih Medali Perak di Thailand

Ekonomi

Jadi Buronan, Mujianto dan Tonny Wijaya Sembunyi di Luar Negeri

Ekonomi

Takut Didemo, Poldasu Buru-Buru Serahkan Berkas Mujianto ke JPU

Ekonomi

Ragam Promo Menarik Akhir Tahun dari Pengembang Properti

Ekonomi

Empat Alasan Memilih Virtual Office