Beritasumut.com-Geliat perekonomian di tahun 2016 ini cenderung menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini bisa dilihat sejak seminggu pertama puasa. Di Pajak Ikan Lama, Medan contohnya, lokasi yang menjadi salah satu tujuan untuk berbelanja guna memenuhi produk yang akan dijual atau digunakan untuk menyambut Idul Fitri 1437H terlihat sepi.
Pedanga mengaku, Ramadhan tahun ini terjadi penurunan pengunjung hingga 70%. "Ramadhan tahun ini pekan pertama masih sepi.Pergerakan ada, tapi kecil sekali. Dibandingkan tahun lalu, baru 30 persen.Turun sampai 70 persen," ujar Abdillah, pemilik grosir di pasar tersebut, Minggu (12/06/2016).
Abdillah sendiri menyediakan beragam jenis kain sarung, pakaian koko produksi dari Jawa dengan motif yang bervariasi. Biasanya, sebut Abdillah, menjelang puasa dan pekan pertama puasa sudah banyak langganan dan pedagang yang berbelanja dari luar kota. Seperti, Aceh, Padangsidimpuan, Pekanbaru dan Padang."Kalau tahun lalu itu, dibandingkan tahun 2014 sudah ada penurunan,” ungkapnya.
Menurutnya melambatnya pergerakan ekonomi ini sudah dirasakan sejak setahun terakhir. "Tahun ini, terlalu drastis menurunnya, dan sepanjang tahun. Biasanya, hari begini sudah padat. Ini masih sepi," keluhnya.
Sepinya geliat dalam mempersiapkan Lebaran, sambungnya, selain karena daya beli masyarakat, juga karena momennya bersamaan dengan anak masuk sekolah. Sehingga masyarakat lebih mengutamakan keperluan pendidikan anaknya.
Hal senada diungkapkan HM Ayub, pemilik toko lainnya di Pasar Ikan Lama. Dia juga mengakui, jika saat ini masyarakat yang berbelanja juga masih sepi. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini masih, sepi. Kalau tahun-tahun sebelumnya, ini sudah penuh toko kita. Tidak sempat istirahat, karena banyak pengunjung,” ujarnya. (BS03)