Beritasumut.com-Di tengah melambungnya harga daging sapi segar di pasar-pasar tradisional yang harganya hampir tidak terjangkau oleh kelas menengah ke bawah, ayam merupakan alternatif buat ibu rumah tangga menyiasati hal ini.Pantauan beritasumut.com, Minggu (12/06/2016), sekira pukul 09.00 WIB, di Pasar Tavip Binjai, harga ayam pedaging dan ayam potong mengalami penurunan rata-rata sebesar Rp 1.000 per kilogram.Penjual ayam potong, Roni, mengatakan, semenjak punggahan sampai sekarang harga ayam potong sudah mulai menurun perlahan. "Dari punggahan kemarin hingga sekarang harganya adahlah sedikit penurunan, sekitar seribu duaribu lah paling cuma," pungkas Roni sembari terus membersihkan ayam ayam yang sudah dipotong.Lebih lanjut di katakan Roni, normalanya harga ayam akan terus menurun hingga pertengahan puasa nantinya. "Biasanya harga daging ayam ini bakal turun terus hingga pertengahan puasa, baru naik lagi menjelang Lebaran, seperti tahun kemarin," sambungnya.Wani, salah seorang pembeli daging ayam mengatakan, ayam merupakan alternatif di tengah melambungnya harga daging sapi segar."Mau gimana lagi bang, harga daging sapi selangit harganya, sementara anak saya meminta daging buat buka puasa, ya terpaksa saya belikan daging ayam, kan sama sama ada dagingnya," ucap Wani sembari tertawa kecil.Di Pasar Tavip Binjai, harga ayam pedaging berkisar Rp 29.000-Rp 30.000 per kg, sementara untuk ayam yang belum di potong harganya Rp 26.000- Rp 27.000 per kg. Sementara itu harga ayam kampung berkisar antara Rp 47.000- Rp 48.000 per kg.(BS08)