Beritasumut.com-PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon), PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) dan PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) menggelar acara talkshow bertema “Perkembangan Layanan Keuangan Berbasis Syariah di Indonesia,” sekaligus perkenalan layanan Pembiayaan Leasing Syariah dari Danamon Syariah.
Dalam kesempatan tersebut, Adira Finance menginformasikan perkembangan pembiayaan multifinance berbasis syariah mengalami peningkatan signifikan dari tahun ketahun. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan pembiayaan baru syariah sebesar 90% menjadi Rp4,5 triliun, memberi kontribusi 15% pada total pembiayaan baru Perusahaan sepanjang tahun 2015.
Secara keseluruhan, pembiayaan syariah memberikan kontribusi sebesar 12% pada piutang pembiayaan yang dikelola atau Rp5,4 triliun pada akhir tahun 2015. Peningkatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembiayaan berbasis syariah diminati oleh masyarakat Indonesia. Dengan pencapaian tersebut, Adira Finance terus berinovasi dengan berbagai kemudahan layanan dan produk yang akan membantu mewujudkan setiap kebutuhan masyarakat.
Produk yang telah ada yaitu pembiayaan kendaraan berbasis syariah, dalam waktu dekat akan diperkuat dengan meluncurkan sebuah produk baru bernama Insan Syariah Haji dan Umrah. Produk tersebut akan memberikan kemudahan untuk masyarakat yang ingin melakukan ibadah Haji maupun Umrah dengan menggunakan pembiayaan syariah untuk paket umrah dan haji plus serta Pembiayaan Uang Muka untuk Haji Reguler.
Selain itu, ada 6 produk baru yang juga akan diluncurkan secara bertahap, yaitu Mitra Insan Syariah, Insan Syariah Usaha, Insan Syariah Rencana, Insan Syariah Manfaat, Insan Syariah Hikmah serta Insan Syariah Persona.
“Pencapaian yang berhasil dilakukan Adira Finance Syariah pada 2015 lalu membuktikan bahwa permintaan masyarakat atas pembiayaan berbasis syariah sedang meningkat. Tentu kebutuhan ini harus kami fasilitasi sebaik mungkin dengan cara memberikan layanan dan produk unggulan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Direktur Utama Adira Finance Willy S Dharma dalam siaran persnya. (BS02)