Beritasumut.com-Walikota Sibolga Drs HM Syarfi Hutauruk bersama Wakilnya Edi Polo Sitanggang yang didampingi Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Sibolga Robinhot Panjaitan, Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga Jamil Zeb Tumori dan beberapa Pimpinan SKPD Kota Sibolga lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Nauli Sibolga, pertengahan pekan lalu.
Aksi sidak oleh walikota dan jajaran SKPD ini untuk memastikan ketersedian dan stabilitas harga sembilan bahan pokok (Sembako) di Kota Sibolga. Sebelumnya pada Kamis (02/06/2016), walikota telah melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Sibolga serta instansi terkait, yang kemudian dilanjutkan dengan sidak ke pasar Nauli, seperti yang dilansir dari laman resmi sibolgakota.go.id.
Walikota Sibolga Drs HM Syarfi Hutauruk mengatakan, berdasarkan hasil pantauannya, harga sembako yang ada di pasar Nauli Sibolga masih dalam harga normal seperti biasa. Bahan makan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng tidak mengalami kenaikan harga. Harga bawang, cabe dan tomat malah mengalami penurunan. Menurut pantauannya, bahan yang yang naik harganya yaitu daging dan sayur-sayuran, namun kenaikan tersebut masih dalam kategori wajar.
Syarfi Hutauruk juga menjelaskan upaya pemerintah Sibolga untuk mengendalikan harga pasar. “Kita tetap akan memantau pasar, jika terjadi kelangkaan kita akan lakukan operasi pasar. Kita juga himbau kepada swasta dan perbankan untuk melakukan kegiatan sembako murah. Antara permintaan dan ketersedian yang ada, akan membuat harga itu stabil dan tidak terjadi kenaikan yang berarti,” ujarnya.
Selain meninjau Pasar Nauli Sibolga, Walikota Sibolga juga mengunjungi Gudang Bulog untuk melihat ketersedian beras. Menurutnya, persediaan beras untuk masyarakat di wilayah Sibolga, Tapanuli Tengah sampai ke Pulau Nias itu masi dalam kategori mencukupi selama 5 hingga 6 bulan ke depan.
“Kalau beras raskin persedian cukup, bahkan untuk periode jatah bulan Mei dan Juni juga sudah di bagi. Nanti untuk periode Juli, Agustus, September, kalau memang dibutuhkan, mereka siap untuk membagikannya”, tandas Syarfi. (BS02)