Beritasumut.com-Tim gabungan Pemkab Asahan yang terdiri dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), Dinas Peternakan, Ketahanan Pangan, Kesbang Polinmas dan Bulog Sub Divre Kisaran melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Tradisional Bakti Kisaran, Pasar Inpres II Kisaran, Pasar Kartini dan Mini market, pertengahan pekan ini.
Menurut Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Asahan Supriyanto, pemantauan ini merupakan aksi awal dari Tim Pengendalian Inflasi (TPI) daerah, terhadap pengendalian harga menjelang bulan ramadhan.
"Saat ini dinamika harga di pasar terkait kebutuhan pokok masih terbilang normal. Namun memang, ada beberapa komoditas yang harus menjadi perhatian khusus. "Memang ada yang naik, tetapi ada beberapa juga yang turun. Saat ini bergerak-nya masih normal," ujar Supriyanto dilansir dari laman resmi asahankab.go.id.
Lebih jauh Supriyanto menjelaskan, sidak yang dilakukan disejumlah pasar dan pusat perbelanjaan di Kisaran merupakan kegiatan rutin jelang bulan ramadhan dan lebaran. Kunjungan dilakukan guna memantau harga harga barang kebutuhan pokok dan situasi pasar."Kunjungan seperti ini setiap tahun kita lakukan setiap menjelang puasa. Mau lebaran juga tetap kita lakukan kunjungan," katanya.
Saat ini harga gula putih mencapai Rp 15.000 per kilogram, dan harga itu dinilai cukup tinggi. Harga daging sapi Rp 115.000-Rp 120.000 per kilogram. Sedangkan untuk makanan yang kadaluwarsa, dari pasar tradisional hingga pasar modern (market) belum ada ditemukan. Begitu juga dengan harga cabai dan bawang, masih terjangkau oleh masyarakat. “Kami himbau masyarakat belilah kebutuhan seperlunya, karena ketersedian bahan pokok masih aman,” ungkap Supriyanto. (BS02)