Beritasumut.com-Sempat ditinjau Presien Jokowi beberpaa bulan yang lalu, proyek pembangunan jalur rel kereta api Trans Sumatera justru mangkrak ditingalkan begitu saja oleh pekerjanya. Sudah dua bulan ini pembangunannya tidak dilanjutkan.Tidak ada aktivitas di sepanjang lokasi proyek pembangunan rel kereta api Trans Sumatera, Jalur Binjai menuju Kabupaten Langkat , tepatnya hingga perbatasan Sumaetra Utara dan Aceh sepanjang 85 kilometer tersebut. Ruas rel dibiarkan begitu saja, begitu juga dengan batangan baja rel kereta api yang diletakkan di pinggir jalan.Hal yang sama juga terlihat untuk bantalan rel kereta api yang tergeletak dibairkan saja di sisi jalan dengan rumput yang hampir setinggi bantalan rel.Menurut Bambang, warga sekitar pembanguan rel kereta api, setelah diresmikan Presiden Jokowi tahun lalu, pengerjaan proyek langsung dikebut dengan membongkar rel kereta api yang telah ada dan membongkar bangunan warga yang berada di pinggir rel.“Setelah diresmikan Presiden kemaren itu, proyek ini langsung dikebut sama pekerja proyek, mereka langsung membongkar yang lama, terus di pasang lagi yang baru,” ujarnyaPengerjaan pun dilakukan oleh puluhan pekerja PT Kereta Api, namun sejak dua bulan terakhir, tak ada lagi pengerjaan rel kereta api Trans Sumatera, tidak ada lagi pekerja yang membanguan jalur kereta api ini.“Tapi sejak sekitar dua bulan ini, sudah tidak ada lagi yang kerja, entah kemana semua para pekerja proyek itu,” ujar Bambang kembali.Warga tidak mengetahui mengapa pembangunan jalur kereta api Trans Sumaetra ini ditinggalkan dan seluruh barang-barang juga dibiarkan begitu saja. Padahal, jika pembangunan jalur kereta api ini selesai dikerjakan tahun ini, maka arus lalu lintas di pulau Sumatera menjadi lebih lancar selain jalur darat.(BS08)