Beritasumut.com-Pelaksanaan proyek fisik di Pemprov Sumut terancam molor. Pasalnya hingga Kamis (19/05/2016) siang baru 318 paket proyek fisik yang siap dilelang dan sudah tandatangan kontrak. Padahal saat ini triwulan II hampir berakhir. Kabag Aset Pemprov Sumut Syafruddin saat dikonfirmasi membenarkan sudah ada proyek fisik yang sudah tahap lelang. Begitupun Syafruddin mengaku tidak mengetahui presentasi dari jumlah proyek fisik yang belum dilelang saat ini. "Sudah banyak SPT Pokja yang ditandatangani. Paketnya ada 318 dari dana APBD Pemprov Sumut. Tapi memang kita tidak tau presentase berapa yang sudah dilelang dan yang belum," ujar Syafruddin, kepada wartawan di ruang kerjanya Kamis (19/05/2016).Dijelaskan Syafruddin berdasarkan data yang dimiliki pihaknya saat ini dari 318 paket fisik dari dana APBD Pemprov Sumut Tahun 2016 didominasi oleh Dinas PSDA dan Dinas Bina Marga dengan masing-masing 110 paket dengan total Hasil Perhitungan Sementara (HPS) Rp 893,545 miliar. Sedangkan yang melapor dan sudah tandatangan kontrak baru mencapai Rp40,536 miliar."Kalau berapa paket yang sudah tandatangan kontrak kita tidak tahu. Disini hanya terlihat kalau yang melapor sudah kontrak nilainya Rp40,356 miliar," ujarnya lagi.Lebih lanjut dikatakannya, selain proyek yang bersumber dari dana APBD, pekerjaan proyek yang berasal dari dana APBN juga dalam proses lelang yakni di Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dibudpar) dengan nilai HPS Rp2,58 miliar terdiri dari delapan paket pekerjaan. "Paketnya apa-apa saja tidak terlihat didata kita," ujarnya.(BS03)