Produksi Hasil Laut di Bagan Percut Jadi Peluang Usaha Menggiurkan

- Selasa, 03 Mei 2016 23:43 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052016/beritasumut_Produksi-Hasil-Laut-di-Bagan-Percut-Jadi-Peluang-Usaha-Menggiurkan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/BS02
Kabid Perindustrian Disperindag Deli Serdang Baktiar Manik (tengah) foto bersama pada acara penutupan pelatihan di Bagan Percut, Selasa (03/04/2016).
Beritasumut.com-Dikenal sebagai salah satu sentra produksi hasil laut di Sumatera Utara, kawasan Bagan Percut, di Desa Percut, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang selalu ramai dikunjungi masyarakat.

Menurut Koad Chamdi, pengusaha Medan Crispy 22, potensi ini dapat menjadi peluang usaha yang menggiurkan."Ini potensi besar, ini pasar yang harus dimanfaatkan masyarakat di sini. Banyak potensi yang bisa diangkat, jadi masyarakat di sini jangan hanya jadi penonton, sebaliknya bisa memanfaatkan banyaknya pendatang tersebut sebagai pasar untuk produk khas wilayah ini," ungkap Chamdi di sela-sela acara penutupan pelatihan pembuatan produk makanan olahan berbasis ikan, di Desa Percut, Selasa (03/05/2016).

Lebih jauh Chamdi menjelaskan, masyarakat Bagan Percut harus bisa membuat produk-produk khas, apakah itu kerajinan tangan atau makanan, sehingga bisa djadikan oleh-oleh bagi wisatawan. "Jangan sampai wisatawa pulang dari sini dengan tangan hampa, karena tidak ada produk khas yang bisa dibawa. Jangan pula nantinya produk dari luar yang masuk ke sini, hingga jadi oleh-oleh wisatawan. Kalau itu yang terjadi, masyarakat di sini akan rugi," jelas Chamdi.

Bersama dengan Dian Hayati, pengusaha Abon Hayati yang mengajarkan cara pembuatan abon dari bahan baku berbagai jenis ikan dan udang, Chamdi menjadi instruktur untuk pelatihan yang diselenggarakan Dinas Perindustian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Deli Serdang. 

Di tempat yang sama, Dian juga memotivasi masyarakat untuk bisa memanfaatkan ilmu yang telah didapat, guna menghasilkan produk unggulan Bagan Percut."Di sini banyak potensi bahan baku, berbagai jenis ikan, udang, atau kepiting yang harganya murah, yang bisa diolah menjadi abon atau produk makanan lain. Tinggal bagaimana kita berkreasi, sehingga produk itu punya nilai tambah ketika dijual sebagai barang jadi yang sudah dikemas," ujar Dian. (BS02)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal

Ekonomi

IMM Desak Kapolda Sumut Mundur

Ekonomi

Pemuda Muhammadiyah Deli Serdang Anggap Isu BPK di Deli Serdang Kacangan

Ekonomi

Gubsu dan Pangdam Layat Korban Tewas Bentrok di Karo

Ekonomi

Pemerintah Pusat Beri Perhatian Besar di Sumut, Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan

Ekonomi

Pasca Kerusuhan Tanjung Balai, Gubsu Imbau Perkuat Koordinasi Lintas Agama