Beritasumut.com-Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen membangun sektor pertanian, kelautan, perikanan, kehutanan dan lingkungan hidup. Di bidang pertanian, Pemprovsu menjelaskan telah berupaya menekan alih fungsi lahan pertanian dengan menggagas lahirnya Perda Nomor 3 tahun 2015 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.Plt Gubsu Erry Nuradi mengatakan Perda ini bertujuan melindungi lahan pertanian tanaman pangan secara berkelanjutan sehingga terwujudnya kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan, melindungi kepemilikan lahan pertanian pangan milik petani, meningkatkan kesejahteraan petani, mempertahankan keseimbangan ekologis dan mewujudkan revitalisasi pertanian.Dalam lampiran Perda turut disertakan seluas 433.464,63 Ha lahan pertanian yang akan dilindungi, terdiri dari lahan sawah seluas 398.913,22 Ha dan lahan cadangan seluas 34.551,41 Ha. "Alih fungsi lahan pertanian merupakan ancaman terhadap pencapaian ketahanan dan kedaulatan pangan. Konversi lahan pertanian berdampak menyempitnya lahan pertanian serta menurunnya kesejahteraan petani," ujar Erry saat menerima kunjungan kerja rombongan Komisi IV DPR-RI yang diketuai Edhy Prabowo MM MBA di Kantor Gubsu, Senin (02/05/2016).Dikatakan Erry Sumatera Utara merupakan salah satu lumbung pangan nasional pada tahun 2015. Berdasarkan angka sementara (Asem),Provinsi Sumatera Utara berada di peringkat ke-6 secara nasional untuk sektor produksi padi dengan kuantitas produksi sebesar 4 juta ton. Di periode yang sama secara nasional, produksi jagung Sumut berada di peringkat ke-4 dengan nilai produksi sebesar 1,5 juta ton, produksi jagung peringkat ke-4 dengan produksi sebesar 1,5 juta ton.Sementara produksi kacang hijau peringkat ke-7 nasional dengan produksi sebesar 3 ribu ton, produksi ubi kayu peringkat ke-5 nasional dengan produksi sebesar 1,6 juta ton dan ubi jalar di peringkat ke-6 dengan produksi sejumlah 122 ribu ton. Pada periode tanam Oktober 2015-September 2016 Provinsi Sumatera Utara menargetkan tanam padi sebesar 830.700 Ha dimana target Oktober 2015-Maret 2016 sebesar 418.496 Ha. Sampai saat ini telah tercapai realisasi tanam padi sebesar 439.557 Ha atau 105,04%. Saat ini produktivitas padi provinsi Sumatera Utara sebesar 51,75 kwintal per Ha."Semoga dalam kunjungan hari ini dapat memberi gambaran yang lengkap dan utuh terkait bidang kerja Komisi IV. Saya berharap melalui masukan dan gambaran ini, bisa menjadi pemantapan dan penyempurnaan yang mendukung lahirnya kebijakan pembangunan di bidang terkait,"ujarnya. (BS03)