Beritasumut.com-Selain mengapresiasi kegiatan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2016, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi juga meminta maskapai penerbangan plat merah itu jeli melihat peluang. Besarnya dukungan pemerintah pusat terhadap infrastruktur seperti jalan tol, bandara, kereta api dan Pelabuhan di Sumatera Utara (Sumut) diyakini akan mendongkrak kunjungan turis domestik maupun mancanegara ke sejumlah destinasi wisata di Sumut termasuk Danau Toba. "Kami meminta kepada Garuda untuk jeli, bisa melihat peluang-peluang dari dari destinasi-destinasi yang lain. Misalnya tujuan Kualanamu-Cina, atau juga Kualanamu-Bangkok, Kualanamu-Singapura yang alhamdulillah tadi disampaikan akan dibuka, kemudian jalur-jalur yang banyak maskapai lain yang bersaing disitu seperti Kualannamu-Penang kita harapkan Garuda juga bisa bermain disitu. Garuda harus jeli melihat peluang karena di zaman ini persaingan makin ketat," ujar Erry membuka Garuda Indonesia TravelFair (GATF) 2016 di Sun Plaza Medan, Jumat (29/04/2016).Dikatakan Erry, berdasarkan Data BPS bahwa Tahun 2015 pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 5,1 persen lebih tinggi dari Nasional yakni 4,7 persen. Dengan fokusnya Pemerintah pusat khususnya dalam hal pembangunan infrastruktur seperti halnya Tol, Jalur Kereta Api, Pelabuhan dan Bandar Udara di Sumut tentunya turun mendongkrak sektor pariwisata. Apalagi Pemerintah Pusat cukup berkomitmen untuk menjadikan kawasan danau Toba menjadi Monaconya Asia. Salah satunya dengan membentuk Badan Otorita Kawasan Danau Toba yang mengelola sekitar 500 hektar. "Saat ini target turis dari mancanegara yang berkunjung ke Sumut sekitar 250 ribu. Tapi kedepannya saya yakin dengan dukungan pemerintah dan semua asosiasi termasuk pihak penerbangan maka kita berani memasang target 1 juta turis mancannegera," pungkasnya. (BS03)