Beritasumut.com- Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo Munarta Ginting SP bersama Kepala Badan Peyuluhan Kabupaten Karo Sarjana Purba STP MM didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menijau lahan jagung di Desa Perbesi dan Desa Limang Kecamatan Tigabinanga, Kamis (21/04/2016).Sehari sebelumnya, perwakilan petani jagung Kecamatan Tigabinanga beraudensi dengan Plh Bupati Karo dr Saberina MARS, membahas mekanisasi pertanian untuk mengatasi kemarau panjang dan permasalahan lain di Ruang Rapat Bupati Karo.Setelah meninjau ke lapangan, sekitar 60% lahan di Desa Limang dan Desa Perbesi akan gagal panen akibat kemarau panjang.Sedangkan Desa Benjire, Desa Kuta Bangun, Desa Lau Kapur, Desa Kem-kem, Desa Tigabinanga dan Desa Kuta Gerat ada sekitar 40% lahan jagung akan gagal panen.Untuk mengatasi gagal panen yang diakibatkan kemarau panjang saat ini, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo Munarta Ginting SP berjanji akan mengganti rugi bibit jagung yang gagal panen setelah PPL mendata lahan jagung yang rusak sehingga mendapatkan data yang akurat."Selain itu untuk mencegah semakin banyak lahan jagung yang gagal panen, kita akan tetap mencari cara untuk mencegahnya seperti mencari sumber air atau pun dengan cara-cara lain yang sesuai untuk daerah Tigabinaga agar tidak lagi terjadi kekeringan saat musim kemarau datang," ujarnya dilansir dari laman resmi karokab.go.id."Dari amatan kami di lahan jagung di Desa Limang di saat kemarau sekarang ada jagung yang tumbuh dengan baik.Saat awal menanam jagung dipupuki dengan pupuk organik dari vietnam. Pupuk organik tersebut dapat menjaga kelembapan tanah di saat kemarau," pungkasnya.(BS02)