Beritasumut.com-Direktur Pemasaran PT Bank Sumut Ester Junita Ginting mengakui kredit pensiun PNS masih belum banyak di PT Bank Sumut. "Fenomenanya, selama PNS masih aktif mereka mengambil kredit di Bank Sumut, namun ketika masuk pensiun justru mengambil kredit dari bank lain,"ujar Ester dalam kegiatan Sosialisasi & Edukasi Keuangan di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara di Kantor PT Bank Sumut, Kamis (21/04/2016).Minimnya pensiunan PNS yang mengambil kredit di Bank Sumut menurut Ester karena masih banyak dari masyarakat yang tidak mengetahui kalau di Bank Sumut memberikan fasilitas kredit."Padahal sudah ada dan bisa disalurkan satu tahun sebelum pensiun, dengan suku bunga yang bersaing dengan bank lain dan bisa untuk jangka waktu hingga sepuluh tahun," ujar Ester.Dikatakan Ester, Bank sumut adalah milik Sumut. Kami berharap juga menjadi kebanggan Sumut. PT Bank Sumut menduduki ranking lima besar dari 26 bank pembanggunan daerah se-Indonesia jika dilihat dari jumlah total asset. Per Desember 2015 memiliki asset senilai Rp 24 triliyun, dimana 52% saham dimiliki Pemprovsu. Dana pihak ketiga yang terkumpul mencapai Rp 19,5 triliyun, dimana 20% diantaranya adalah bersumber dari pengelolaan dana PNS di Sumut.Bank Sumut dijelaskan Ester menyalurkan kredit hampir Rp 19 trilyun, dimana diantaranya Rp 12 triliyun adalah kredit retail yang mayoritas adalah kredit PNS. "Kredit PNS tidak ada yang macet. Kami tentunya sangat berterimakasih kepada para PNS," ujarnya.Dalam acara yang dihadiri jajaran SKPD Pemerintah Provsu, Ester menjelaskan bahwa Bank Sumut juga merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah bagi Pemprov maupun pemerintah 33 kabupaten/kota. Dari total saham yang ditempatkan masing-masing mendapatkan dividen dengan rasio berkisar 40%. "Bagaimana dapat menghasilkan return yang tinggi, itu karena seluruh PNS menabung dan kredit di Bank sumut," ujarnya. Berdasarkan laporan Ester, sebagian keuntungan juga disalurkan melalui CSR, bekerjasama dengan pemerintah. "Kami berkomitmen menjadi Bank Sumut sebagai bank utama untuk pelayanan publik, siap untuk merealisasikan sistem CMS Kasda di seluruh Pemkab/Pemko dan Pemprov, serta melayani pembayaran listrik dan air," jelas Ester. (BS03)