Yayasan Danamon Peduli Dukung Penerapan SNI 8152:2015

- Rabu, 20 April 2016 19:44 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042016/beritasumut_Yayasan-Danamon-Peduli-Dukung-Penerapan-SNI-8152-2015.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut/BS02-rel
Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) saat menggelar diskusi bersama dengan Badan Standarisasi Nasional(BSN) memperingati Hari Konsumen Nasional di Jakarta, (20/04/2016).
Beritasumut.com-Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) bekerjasama dengan Badan Standarisasi Nasional(BSN) memperingati Hari Konsumen Nasional dengan menyelenggarakan diskusi terbatas dan Penandatanganan perjanjian kerjasama di Jakarta, (20/04/2016).

Dalam acara tersebut, Danamon Peduli mengangkat realita bahwa saat ini hak-hak konsumen belum terpenuhi oleh pasar rakyat. Hak-hak tersebut antara lain adalah hak untuk mendapatkan barang yang berkualitas, hak untuk berbelanja di pasar yang bersih, sehat dan nyaman, hak untuk mendapatkan ketersediaan air bersih, dan lain-lain.Topik tersebut diangkat dalam diskusi terbatas bertajuk "Meningkatkan Perlindungan Hak Konsumen melalui SNI 8152:2015 Pasar Rakyat." 

"Kami menyambut baik adanya SNI 8152:2015 tentang Pasar Rakyat sebagai acuan standarisasi yang baku dan jelas dalam penyelenggaraan pasar rakyat.Pasar rakyat yang ber-SNI secara langsung akan meningkatkan kemampuannya dalam memberikan pelayanan dan pemenuhan hak konsumen.Selain itu, SNI Pasar Rakyat bertujuan untuk menjadi pedoman dalam mengelola, membangun serta memberdayakan komunitas pasar rakyat.Dengan semangat memperingati "Hari Konsumen Nasional", kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra kerja pemerintah dalam upaya mewujudkan hal tersebut," papar Restu Pratiwi, Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli dalam rilis yang diterima beritasumut.com.

Hadir selaku pembicara diantaranya Robert James Bintaryo Plt Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Ditjen Perdagangan Dalam Negeri, Prof DR Ir Bambang Prasetya MSc Ketua Badan Standardisasi Nasional(BSN), Huzna Zahir Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Restu Pratiwi Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli.

Pada kesempatan yang sama, Danamon Peduli juga melakukan perjanjian kerjasama dengan BSN dalam rangka proses penerapan SNI 8152:2015 di pasar dampingan terpilih pada program Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih dan Terawat).Danamon Peduli telah menganggarkan dana sebesar Rp565.000.000 untuk mendukung dan memfasilitasi pembinaan penerapan SNI 8152:2015 di beberapa Pasar Sejahtera di Indonesia.

"Perjanjian kerjasama Danamon Peduli dan BSN ini, sebagai upaya mensinergikan program dan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing pihak dalam bentuk pembinaan dan atau pendampingan penerapan SNI 8152:2015 untuk beberapa pasar dampingan Program Pasar Sejahtera," lanjut Restu Pratiwi.

Tujuan dari perjanjian kerjasama ini adalah untuk meningkatkan pengelolaan pasar rakyat secara lebih profesional. Hal ini juga sebagai dukungan dari pemerintah dan swasta untuk mewujudkan pasar rakyat sebagai sarana perdagangan yang kompetitif dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan, pertokoan, mal, maupun pusat perdagangan. Pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan perlindungan terhadap konsumen sekaligus kesejahteraan pedagang.

Penandatanganan perjanjian kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari Seminar Nasional tentang Pasar Rakyat yang telah digelar pada Desember 2015 lalu di Jakarta.(BS02)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Travellin Syariah, Produk Unggulan Terbaru dari Adira Insurance

Ekonomi

Pembiayaan Berbasis Syariah Kian Diminati Masyarakat Indonesia

Ekonomi

Dukung Pemerintah, Danamon Syariah Fokus Kembangkan Pembiayaan Leasing Syariah

Ekonomi

Ini Permohonan Maaf Muhammad Syaiful Azhar

Ekonomi

Ini Permohonan Maaf Bank Danamon

Ekonomi

Ini Penjelasan Pejabat Bank Danamon Medan