Beritasumut.com-Kota Medan menjadi tuan rumah pameran kelapa sawit internasional INPALME (Internasional Palm Oil Exhibition) dan pameran aneka industri/manufaktur INTRACONNEX (Industrial Trade Confrence & Exhibition)."Kita memilih Medan sebagai tuan rumah Pameran dan Konferensi Kelapa Sawit Skala Internasional," ujar Yanto Sutiyoso, ketua panitia pameran kelapa sawit INPALME (Internasional Palm Oil Exhibition) dan pameran aneka industri/manufaktur INTRACONNEX (Industrial Trade Confrence & Exhibition), di Santika Dyandra Convention Centre, Senin (18/04/2016) .Yanto memaparkan, event ini merupakan persembahan dari PT Hutan Gaya Indonesia yang bertujuan untuk mengembangkan industri kelapa sawit, memamerkan berbagai industri manufaktur, juga sebagai ajang bertemunya para pelaku bisnis kelapa sawit di dunia, khususnya di Sumatera Utara.INPALME dan INTRACONNEX 2016 merupakan serangkaian acara bertema "Green Oil For Green Living. Kegiatannya berupa pameran, seminar, networking night, dan businness matching, dimana sebanyak 51 perusahaan yang berasal dari 6 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, China, India, dan Inggris terlibat didalamnya.Kegiatan ini akan diadakan selama 3 hari berturut-turut, yakni tanggal 20-22 April 2016 di Hotel Santika Dyandra dengan kapasitas 3000 pengunjung. "Medan mewakili Sumatera Utara adalah provinsi kedua terbesar penghasil kelapa sawit di Indonesia, setelah Riau. Kita berharap, kegiatan ini dapat mengangkat Sumatera Utara sebagai icon industri kelapa sawit bukan hanya skala nasional, namun juga ke skala internasional," ujar Yanto.Event INPALME dan INTERCONNEX nantinya akan diselingi dengan Konferensi Kelapa Sawit INPOC (Internasional Palm Oil Confrence) yang diketuai Sarmunah, dari PT Hutan Gaya Indonesia. "Ini pertama kalinya INPOC dilaksanakan. Medan adalah kota tujuan kita yang pertama. Konferensi internasional ini memang sengaja kita desain berbahasa Inggris, sebab akan turut hadir 90 perusahaan dari berbagai negara di dunia," pungkas Sarmunah. (BS02)