Beritasumut.com-KepalaUsaha Ad Interim KBRI Kairo Meri Binsar Simorangkir mendorong para pelaku usahaIndonesia untuk dapat melihat secara langsung potensi pasar Mesir dansekitarnya.
Salahsatunya, kata dia, untuk bisa berproduksi di kawasan free zone. "Salah satuyang menghambat perdagangan RI dengan Mesir ialah tingginya bea masuk. Untuk itu,kami mendukung pengusaha Indonesia bisa melakukan produksi di kawasan free zonedi sekitar Terusan Suez yang memberlakukan bebas bea masuk atau paling tinggi 5persen," ujarnya, Senin (11/04/2016).
Dikatakannya,dorongan tersebut juga disampaikan Pemerintah Mesir. Pemerintah Mesir menyarankanPemerintah Indonesia untuk melakukanproduksi di kawasan free zone saat Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa OrganisasiKerja Sama Islam di Jakarta awal Maret lalu. "Jika produksi di kawasan freezone benar- benar bisa diwujudkan, maka produk yang dihasilkan di kawasan itudapat juga diekspor ke negara-negara mitra dagang utama Mesir," ungkap Meri.(BS01)