Beritasumut.com-Indonesia mendulang sukses di Kairo, Mesir. Dalam pameran multiproduk The 49th Cairo International Fair (CIF) pada 16 Maret-1 April 2016, 19 perusahaan yang ikut pameran berhasil melakukan transaksi sebesar US$ 7,95 juta. Dari jumlah ini, produk makanan dan minuman (mamin) mendominasi transaksi sebesar 83%."Total transaksi pada tahun ini meningkat menjadi US$ 7.958.973, dibandingkan total transaksi tahun lalu sebesar US$ 6.158.625, yang artinya terjadi peningkatan 29,23 persen," ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Nus Nuzulia Ishak, dalam siaran persnya, Senin (11/04/2016).Dikatakannya, total transaksi produk terbagi dalam tiga kategori penjualan, yaitu penjualan ritel sebesar US$ 9.170, penjualan deal at the moment sebesar US$ 929.200, dan penjualan re-order sebesar US$ 5.820.603 serta ditambah potensi order perhiasan permata dan perak di Alexandria sebesar US$ 1,2 juta. Sementara itu, Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Ditjen PEN Merry Maryati melihat strategi kebutuhan pasar di Mesir merupakan kunci keberhasilan. Pada pameran ini, produk ekspor Indonesia lebih fokus pada produk makanan dan minuman (mamin). "Produk mamin saat ini dinilai sangat dibutuhkan pasar Mesir," tegas Merry.(BS01)