Aliansi Mahasiswa Peduli Energi Sumut Tolak Penguasaan Asing Atas Migas di Indonesia

Redaksi - Sabtu, 06 Februari 2016 21:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022016/beritasumut_Aliansi-Mahasiswa-Peduli-Energi-Sumut-Tolak-Penguasaan-Asing-Atas-Migas-di-Indonesia.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Aliansi Mahasiswa Peduli Energi Sumut foto bersama dengan pembicara workshop.
Beritasumut.com - Aliansi Mahasiswa Peduli Energi Sumatera Utara (Sumut) menolak penguasaan asing atas migas di Indonesia.Demikian poin pertama rekomendasi Aliansi Mahasiswa Peduli Energi Sumut yang disampaikan salah satu Koordinator Aliansi Ahmad Muhajir di Medan, Sabtu (6/2/2016).Sebelumnya, Aliansi Mahasiswa Peduli Energi Sumut melakukan deklarasi yang dirangkai dengan Workshop Kedaulatan Energi dengan tema Penyelamatan Kedaulatan Energi Nasional Melalui Regulasi Migas Yang Merah Putih, di Medan, Jumat (5/2/2016).Poin rekomendasi kedua, imbuh Muhajir, Aliansi Mahasiswa Peduli Energi Sumut mendesak nasionalisasi pengelolaan migas kepada anak Bangsa Indonesia."Ketiga, segera revisi Undang-Undang Migas yang pro terhadap rakyat Indonesia. Keempat, kami siap menjadi garda terdepan untuk penyelamatan kedaulatan energi nasional," tegas Muhajir.Aliansi Mahasiswa Peduli Energi Sumut selanjutnya akan menyerahkan rekomendasi tersebut kepada DPR RI sebagai masukan dalam revisi UU Migas."Mari kita menjadi bangsa yang berdikari, berdiri di atas kaki sendiri. Rebut aset Indonesia yang disita, kelola untuk Kesejahteraan seluruh rakyat. Bukan waktunya menjadi pemuda yang hanya protes tanpa aksi dan solusi terhadap permasalahan bangsa ini," pungkas Muhajir. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait